PSS Sleman

Dibekuk Bali United, Pelatih PSS Sleman Soroti Lengahnya Lini Pertahanan

Rapuhnya lini pertahanan menjadi sorotan tim pelatih PSS Sleman, usai dikandaskan Bali United, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (22/7/2019).

Dibekuk Bali United, Pelatih PSS Sleman Soroti Lengahnya Lini Pertahanan
Tribun Bali/Rizal Fannany
Hasil negatif kambali ditorehkan PSS Sleman, saat dibekuk Bali United, dalam lanjutan Liga 1 2019. Berlaga di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, pada Senin (22/7/2019) malam, Laskar Sembada dipaksa mengakui keunggulan tim tuan rumah 3-1. 

TRIBUNJOGJA.COM - Rapuhnya lini pertahanan menjadi sorotan tim pelatih PSS Sleman, usai dikandaskan Bali United, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (22/7/2019) malam lalu.

Dalam laga tersebut, Laskar Sembada dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah 3-1.

Tiga gol Bali United masing-masing dilesakkan Ilija Spasojevic (14) dan Malvin Paltje (82) lewat eksekusi penalty, serta own goal dari Asyraq Gufron Ramadhan (34).

5 Rekomendasi Mie Ayam di Jogja, dari yang Super Pedas sampai Buka Tengah Malam

Super Elang Jawa hanya mampu membalas satu gol saja, melalui Yevhen Bokhasvili dari titik putih.

Headcoach PSS Sleman, Seto Nurdiantoro mengakui, dua dari tiga gol Bali United yang tercipta lewat skema bola mati dan satu bunuh diri, disebabkan lemahnya antisipasi dari barisan belakangnya.

Padahal, di babak ke dua, performa skuatnya mulai meningkat.

"Saya pikir ada sesuatu yang lain, kita sudah mulai bisa mengimbangi mereka di babak ke dua ya, ada beberapa peluang yang kami ciptakan. Tapi, yang terjadi seperti itu. Artinya, ada kelengahan di lini belakang," katanya pada Tribunjogja.com.

Melalui Dua Tendangan Penalti, Bali United Kalahkan PSS Sleman 3-1

Mantan juru taktik PSIM Yogyakarta itu pun menilai, hal tersebut sebenarnya bisa diantisipasi, andai defender-nya tidak kehilangan fokus di medan laga.

Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri, para gelandang PSS beberapa kali juga terlambat menutup sepertiga akhir.

"Mungkin, pemain belakang kita yang terlalu lengah. Seharusnya, sebelum lawan masuk kotak penalty, bola sudah bisa diantisipasi. Maka dari itu, ke depan akan kita tekankan lagi di situ," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved