Soccer Style

Audiensi Dengan PLN, Brajamusti Minta Anggotanya Tak Sembarangan Pasang Bendera

Wadah suporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti lantas menggelar agenda silaturahmi dengan pihak PLN Unit Kota Yogyakarta, untuk beraudiensi

Audiensi Dengan PLN, Brajamusti Minta Anggotanya Tak Sembarangan Pasang Bendera
Dok. Divisi Humas DPP Brajamusti
Divisi Humas DPP Brajamusti, seusai menjalin audiensi dengan perwakilan PLN Unit Kota Yogyakarta, di sekretariat setempat, Yogyakarta, Selasa (23/7/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gegap gempitanya atmosfer sepak bola di DIY begitu terasa dengan maraknya berbagai atribut klub sepakbola, khususnya dalam bentuk bendera, yang terpasang di pinggiran jalan raya.

Namun, tidak sedikit di antara bendera-bendera itu, yang malah membahayakan keselamatan diri sendiri dan masyarakat, lantaran dipasang di titik-titik rawan.

Salah satunya, pemasangan di sejumlah tiang listrik yang tak lain merupakan jaringan PLN.

Brajamusti Desak Manajemen PSIM Yogyakarta Evaluasi Total, Kembalikan Ciri Khas Laskar Mataram

Wadah suporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti lantas menggelar agenda silaturahmi dengan pihak PLN Unit Kota Yogyakarta, untuk beraudiensi, terkait tata cara pemasangan bendera, atau atribut lainnya, yang dianggap layak dan tanpa mengandung risiko.

"Karena itu, DPP Brajamusti selalu memberikan anjuran sipaya memindahkan setiap bendera PSIM, yang dekat dengan jaringan PLN," ujar Koordinator Humas DPP Brajamusti, Hastin Pancasakti, Selasa (23/7/2019).

Di samping itu, pihaknya pun mengizinkan PLN, untuk melakukan penurunan bendera PSIM yang dicap rawan dan membahayakan untuk masyarakat secara umum.

Namun, dengan catatan, atribut itu kemudian dikembalikan kepada DPP Brajamusti.

Brajamusti Tuntut Manajemen PSIM Lakukan Evaluasi dan Pembenahan

"Ya, nanti dari DPP akan mengembalikan atribut yang dilepas itu kepada laskar bersangkutan, agar dapat dipasang kembali di tempat yang aman," tuturnya.

"Kami akan terus mengedukasi teman-teman laskar, bahwa boleh saja memasang bendera, asalkan tidak mengganggu fasilitas umum," tambah Hasting.

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut, PLN Unit Kota Yogyakarta yang diwakili PJ K3L (Unit Layanan Pelanggan) ULP, Ulil Absor, memberikan anjuran pada seluruh wadah suporter, agar lebih memperhatikan unsur keamanan dalam memasang benderanya.

"Dalam waktu dekat, pihak PLN juga akan menyurati seluruh wadah suporter di DIY yang juga memasang bendera," terang Ulil Absor. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved