Yogyakarta

52 Desa di Pesisir Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Gempa dan Tsunami

BPBD meminta masyarakat tetap tenang dalam menghadapi informasi potensi megathrust 8,8 SR dan tsunami setinggi 20 meter di sepanjang Pantai Selatan.

52 Desa di Pesisir Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Gempa dan Tsunami
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana 

TRIBUNJOGJA.COM - Sedikitnya 52 desa di kawasan pantai selatan DIY rawan terhadap potensi bencana gempa bumi dan tsunami.

Untuk itu, pihak BPBD DIY dan BPBD di kabupaten pesisir wilayah DIY mendukung adanya pelaksanaan Ekspedisi Destana Tsunami tahun 2019.

“Ekspedisi ini merupakan salah satu show of force yang hadir sebagai upaya melindungi masyarakat di daerah rawan tsunami dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Nantinya, empat titik lokasi di DIY akan disambangi oleh tim Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami mulai tanggal 24 hingga 29 Juli 2019 mendatang,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana saat ditemui Tribunjogja.com di Kepatihan, Selasa (23/7/2019).

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Menurut Biwara, empat titik di DIY yang akan menjadi lokasi ekspedisi yakni di Desa Songbanyu, Desa Kemadang yang berada di Kabupaten Gunungkidul, Desa Poncosari di Kabupaten Bantul dan Desa Bugel Kulon Progo.

Adapun, dalam kegiatan ekspedisi ini akan diisi dengan sosialisasi tentang Penanggulangan Bencana di sekolah, pasar, tempat ibadah, balai desa oleh relawan.

Kegiatan juga meliputi penguatan kapasitas aparatur desa, babinsa serta babinkamtibmas oleh BNPB.

Penilaian ketangguhan oleh akademisi, olahraga bola ketangguhan dengan masyarakat, pentas seni dan pemutaran film terkait kebencanaan dan penjelasan soal ahli.

Biwara menyebut, tim inti rangkaian ekspedisi yang diikuti 80 orang dari pusat, 75 dari provinsi dan 45 tingkat Kabupaten yang terdiri dari akademisi, usaha, pemerintah komunitas relawan, lembaga dan lainnya.

5.744 Desa Rawan Tsunami di Indonesia, BNPB Lakukan Antisipasi

Tim ekspedisi tersebut merupakan rangkaian dari inisiatif dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang melakukan ekspedisi di sepanjang pesisir jawa mulai Kabupaten Banyuwangi hingga Kabupaten Serang, Banten yang berlangsung mulai 12 Juli hingga 17 Agustus 2019.

Selain itu, sebut Biwara, pelibatan Pentahelix yang terdiri dari pemerintah (pusat dan daerah), masyarakat, lembaga usaha, akademisi hingga media massa.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved