Gunungkidul

Wakil Bupati Gunungkidul Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Berita Gempa yang Tidak Jelas Sumbernya

Immawan memghimbau kepada masyarakat Gunungkidul untuk tetap tenang dan tak terpengaruh oleh berita-berita gempa dan tsunami yang tak jelas sumbernya.

Wakil Bupati Gunungkidul Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Berita Gempa yang Tidak Jelas Sumbernya
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan saat ditemui setelah rapat paripurna, Senin (22/7/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Isu gempa megathrust di pesisir Pantai Selatan Jawa dengan magnitudo 8,8 dan berpotensi terjadi tsunami setinggi 20 meter harus disikapi bagaimana menyiarkan kabar tersebut.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, setelah rapat paripurna, di Gedung DPRD Gunungkidul, Senin (22/7/2019).

"Harus dipikirkan kembali bagaimana penyampaian kabar tersebut, siapa saja yang memiliki wisata terutama pantai pasti was-was mendengar kabar tersebut," katanya saat ditemui Tribunjogja.com.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Immawan mengatakan saat ini telah terjadi penurunan pendapatan retribusi di sektor wisata Gunungkidul tepatnya di kawasan pantai selatan Gunungkidul.

"Mudah-mudahan penurunan tidak seperti saat terjadi badai cempaka dan gelombang tinggi beberapa waktu lalu. Untuk kabar gempa Megathrust Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) telah membantah mengeluarkan pernyataan tersebut," imbuhnya.

Immawan memghimbau kepada masyarakat Gunungkidul untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh berita-berita gempa dan tsunami yang tidak jelas sumbernya.

Saat rapat paripurna, Immawan menyampaikan kepada anggota dewan dan inspektur agar penurunan retribusi di sektor pariwisata dapat disikapi lebih lanjut. 

"Retribusi bukanlah bertujuan untuk membebani masyarakat, tetepi meredistribusi pendapatan sehingga dapat bermanfaat kepada masyarakat. Retribusi rumah makan dan lainnya memang tidak terjadi penurunan namun naiknya belum signifikan," ucap Immawan.

Tak Setiap Gempa Megathrust Timbulkan Tsunami, Begini Penjelasan Pakar dari BMKG

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki menyampaikan, Potensi gempat magnitudo 8,8 merupakan telaah akademisi yang berarti di selatan pulau Jawa potensi gempa sangat mungkin terjadi.

"Potensi gempa tersebut akan kami sosialisasikan kepada desa tangguh bencana (destana), karena dari telaah akademisi itu perlu adanya kesiapsiagaan masyarakat luas," ucapnya.

Untuk itu pada tanggal 24 Juli 2019 mendatang akan dilakukan ekspedisi Destana untuk memberi masyarakat pemahaman terkait bahaya tsunami.

"Nantinya selain dimasyarakat juga akan dilakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, tempat keramaian kalau disini kemungkinan pasar tradisional, dan mungkin nanti ketempat ibadah," pungkasnya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved