Lilik Hanya Bawa Uang Rp50 Ribu dan Dua Baju Ganti Saat Lakukan Aksi Jalan Kaki Yogya-Jakarta

Lilik mengambil titik awal (start) dari Tugu Pal Putih Yogyakarta, dan akan menempuh jarak sekitar 519 kilometer.

Lilik Hanya Bawa Uang Rp50 Ribu dan Dua Baju Ganti Saat Lakukan Aksi Jalan Kaki Yogya-Jakarta
Tribun Jogja/ Andreas Desca Budi Gunawan
Lilik Yuliantoro (39) saat ditemui di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Senin(22/7/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang pemuda asal Blora Jawa Tengah, Lilik Yuliantoro, melakukan aksi jalan kaki dari Yogyakarta menuju Jakarta.

Lilik mengambil titik awal (start) dari Tugu Pal Putih Yogyakarta, dan akan menempuh jarak sekitar 519 kilometer.

Pemuda 39 tahun tersebut bermaksud untuk menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

Aksi jalan kaki dari Yogyakarta-Jakarta yang dilakukan oleh Lilik inipun terbilang nekat.

Lilik Yuliantoro (39) sebelum melakukan aksi jalan kaki jilid 4, Senin (22/7/2019), dari Tugu Pal Putih Yogyakarta
Lilik Yuliantoro (39) sebelum melakukan aksi jalan kaki jilid 4, Senin (22/7/2019), dari Tugu Pal Putih Yogyakarta (Tribun Jogja/ Andreas Desca Budi Gunawan)

Saat dimintai keterangan di sekitar Tugu Pal Putih Yogyakarta, pemuda yang berprofesi sebagai pembuat patung ini mengakui hanya membawa bekal Rp50 ribu dan dua potong baju.

"Kali ini saya cuma bawa bekal Rp50 ribu sama baju ganti dua," tuturnya.

Pemuda Asal Blora Ini Lakukan Aksi Jalan Kaki Yogya-Jakarta untuk Temui Presiden Jokowi di Istana

Dia juga menyampaikan kalau untuk tempat tidur dan makan bukan menjadi sebuah masalah baginya.

"Kalau tidur nanti gampang bisa di emperan toko atau di masjid, untuk makan dan minum saya percaya kalau diluar sana banyak saudara yang bantu nanti," cetusnya.

Sebelumnya, Lilik mengaku melakukan aksi jalan kaki ini untuk mewakili nazar dari Amien Rais pada 2014 silam untuk berjalan dari Yogyakarta ke Jakarta jika Jokowi menang di Pilpres.

Aksi Lilik itu disebutnya memiliki tujuan untuk mewakili nazar yang pernah dikemukakan oleh Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, yang sempat menyebut akan berjalan kaki dari Yogyakarta - Jakarta pada Pilpres 2014 silam.

"Saya merasa iba, dengan tulisan-tulisan di sosial media. Saya cuma bisa mendoakan supaya Bapak Amien Rais selalu sehat, biarkan pemuda-pemudi yang melanjutkan cita-cita Bangsa," tuturnya.

Lilik menyampaikan bahwa aksi tersebut murni keinginannya secara pribadi.

"Aksi ini memang keinginan saya pribadi, muncul dari hati karena melihat semangat Bapak Amien Rais dalam membangun Bangsa. Makanya saya ingin menggantikannya, selain itu beliau sudah sepuh biarkan sekarang istirahat di rumah," tuturnya. (*)

 

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved