Gunungkidul

Kisah Sri Sultan Hamengku Buwono X Menolak Saat Ditawari Jati yang Tumbuh di Petilasan Kaligayam

Kisah Sri Sultan Hamengku Buwono X Menolak Saat Ditawari Jati yang Tumbuh di Petilasan Kaligayam

Kisah Sri Sultan Hamengku Buwono X Menolak Saat Ditawari Jati yang Tumbuh di Petilasan Kaligayam
Kompas.com/ MARKUS YUWONO
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (Depan Batik) Saat Mengunjungi Petilasan di Padukuhan Kaligayam Lor, Desa Rejosari, Kecamatan Semin Senin (22/7/2019) 

Kisah Sri Sultan Hamengku Buwono X Menolak Saat Ditawari Jati yang Tumbuh di Petilasan Kaligayam

TRIBUNJOGJA.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X benar-benar menunjukan sebagai tokoh yang layak untuk diteladani oleh masyarakat.

Bagaimana tidak, saat ditawari pohon jati berukuran cukup besar di sela-sela kunjungannya ke Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Gunungkidul, Senin (22/7/2019), Raja Keraton Yogyakarta tersebut secara bijak menolaknya.

Sultan beranggapan kalau pohon jati yang berukuran cukup besar di kawasan petilasan Kaligayam Ki Ageng Kebo Kanigoro atau Kyai Ageng Purwoto Sidik Sari, yang terletak di Padukuhan Kaligayam Lor tersebut akan lebih bermanfaat jika dibiarkan tetap tumbuh.

Keraton Yogyakarta Berduka, Putra Sri Sultan Hamengku Buwono IX, GBPH Cakraningrat Meninggal Dunia

Awalnya, kepala Desa Rejosari, Paliyo mengajak Sri Sultan untuk mengunjungi petilasan Kaligayam Kia Ageng Kebo Kanigoro.

Saat berjalan menuju ke lokasi, sang kades menawari pohon jati berukuran cukup besar kepada Sultan.

Pohon-pohon jati yang ada di petilasan tersebut memang berukuran cukup besar karena memang tidak ada warga yang berani memanfaatkannya.

Pohon-pohon jati tersebut dibiarkan tumbuh subur di tengah pegunungan yang sejuk itu.

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini sempat diberitahu mengenai sejarah lokasi oleh juru kunci.

Dia kembali ditawari untuk memanfaatkan kayu jati berukuran besar tersebut.

"Jati-jati yang besar ini apabila digunakan untuk membangun kraton tidak masalah, apabila ada kerusakan dan sebagainya. Tetapi Ngarso Dalem paring dawuh biarlah tetap dijaga masyarakat. Insya Allah bermanfaat untuk masyarakat," kata Paliyo.

Pencuri di Surabaya Ini Kepergok Pemiliknya, Malah Ngomong Enggak Mbak Saya Ini Teman Suamimu

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved