Kadispar Sleman Tegaskan Tarif Retribusi Wisata Harus Sesuai Aturan

Ningsih merespon kasus dugaan pungli yang terjadi di Kawasan Wisata Kaliadem saat libur Lebaran lalu.

Kadispar Sleman Tegaskan Tarif Retribusi Wisata Harus Sesuai Aturan
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih, menegaskan kepada para pelaku wisata agar menerapkan tarif retribusi sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.

Ningsih merespon kasus dugaan pungli yang terjadi di Kawasan Wisata Kaliadem saat libur Lebaran lalu.

"Kalau tidak ada payung hukumnya ya jangan memungut tarif sembarangan. Ikuti Peraturan Desa (Perdes)," kata Ningsih di ruangannya, Senin (22/07/2019).

Menurut Ningsih, pemerintah desa pun tidak bisa asal dalam membuat aturan tentang retribusi wisata.

Sebab dasar dari aturan tersebut tetap berasal dari Peraturan Daerah (Perda).

Ia juga menyebut nominal retribusi sudah melalui kajian dan hitung-hitungan yang jelas.

Menurutnya proses tersebut dilakukan oleh BKAD Sleman bersama institusi terkait lainnya.

Artinya, aturan yang diajukan oleh Pemerintah Desa wajib dicek dahulu di tingkat Kabupaten.

"Jadi memungut retribusi itu boleh, tapi tetap ada batasan sesuai hitung-hitungan tersebut," jelas Ningsih.

Kasus dugaan pungli wisata Kaliadem sendiri saat ini sudah ditindaklanjuti oleh Polres Sleman melalui Saber Pungli.

Ningsih mengatakan dasar pelaporan adalah hasil temuan oleh Inspektorat Sleman di lokasi beberapa waktu lalu.

Salah satunya adalah dengan meminta keterangan pihak terkait. (*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved