Gelombang Laut Selatan Tinggi, Nelayan di Pantai Depok Bantul Pilih Libur Tak Melaut

Kapal-kapal nelayan terlihat dibiarkan begitu saja tertambat menjauh dari pesisir pantai.

Gelombang Laut Selatan Tinggi, Nelayan di Pantai Depok Bantul Pilih Libur Tak Melaut
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kapal nelayan di pantai Depok Bantul disandarkan menjauh dari pesisir pantai karena ombak tinggi, Senin (22/7/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Puluhan nelayan di Pantai Depok, Kabupaten Bantul memilih libur melaut, Senin (22/7/2019).

Pasalnya, gelombang tinggi dan angin kencang sedang melanda kawasan pantai selatan Jawa itu.

Kapal-kapal nelayan terlihat dibiarkan begitu saja tertambat menjauh dari pesisir pantai.

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang biasanya digunakan sebagai tempat untuk menjual ikan hasil tangkapan nelayan terlihat tutup, tidak ada aktivitas jual-beli.

Seorang nelayan di Pantai Depok, Mulyadi, mengatakan sudah dua hari gelombang tinggi terjadi di pesisir pantai selatan.

Dikatakannya, gelombang tinggi biasanya datang menjelang siang hari.

"Tadi pagi ombak masih halus. Namun menjelang siang ombak mulai tinggi bahkan pasang," katanya saat ditemui Tribunjogja.com.

Menurut dia, tadi pagi masih sempat ada dua orang nelayan di pantai Depok yang pergi melaut. Namun sudah kembali.

Sebagian besar nelayan lainnya memilih untuk libur karena angin kencang dan ombak besar.

Gelombang laut selatan Jawa memang cukup tinggi.

Informasi yang didapatkan dari BMKG DIY ombak pesisir selatan hari ini memiliki ketinggian berkisar antara 4 - 5 meter.

Di pantai Depok Bantul, terjangan ombak bahkan sudah mendekati bangunan warung-warung pedagang kaki lima di pinggiran pantai. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved