Gunungkidul

Urung Bangun Sirkuit, Pemkab Gunungkidul Hibahkan Tanah untuk Bangun Kampus

Dengan adanya sebuah kampus, diharapkan dapat berpengaruh kepada peningkatan kualitas pendidikan di Gunungkidul.

Urung Bangun Sirkuit, Pemkab Gunungkidul Hibahkan Tanah untuk Bangun Kampus
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul lebih memilih membangun universitas di tanah sebesar 4,6 hektar.

Tanah tersebut terletak di kawasan Kecamatan Semanu, yang awalnya akan dibangun sebuah sirkuit.

Tetapi seiring berkembangnya waktu, Pemkab Gunungkidul lebih memilih untuk menghibahkan tanah tersebut untuk Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rosyid membenarkan rencana tersebut.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Namun walaupun sirkuit tidak jadi dibangun di Semanu, sirkuit balap akan dijadikan satu dengan gelanggang Olahraga (GOR) Handayani di Dusun Jeruksari, Wonosari, Minggu (21/7/2019).

"Tidak jadi di Pacarejo, tetapi akan dipindah ke GOR Handayani, di sana akan jadi sport center. Sedangkan untuk hibah tanah ditangani oleh Bagian Administrasi pemerintah umum, Sekretarian Daerah Gunungkidul," katanya.

Dengan adanya sebuah kampus, diharapkan dapat berpengaruh kepada peningkatan kualitas pendidikan di Gunungkidul.

Ia menambahkan saat ini hibah masih dalam proses.

Pemkab Gunungkidul Raih Penghargaan Top 99 Sinovik 2019

Anggota DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto, menyampaikan, dewan telah melakukan rapat persetujuan untuk memberikan tanah kepada UNY.

"Seperti yang dijelaskan dalam peraturan menteri dalam negeri no 19./2016 bahwa hibah yang nilainya lebih dari Rp 5 milliar harus melalui proses persetujuan anggota dewan," katanya.

Ia menambahkan rapat sudah dilakukan pada hari rabu lalu, dan dihadiri seluruh anggota dewan.

Proses hibah sempat menjadi polemik namun setelah dilakukan beberapa kali rapat dewan akhirnya menyetujui.

"Total anggaran mencapai Rp 6,4 milliar untuk membeli tanah seluar 4,6 hektare, di Pacarejo, Semanu," katanya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved