Yogyakarta

Sagasitas Gelar Eksibisi dan Kompetisi Riset untuk Inovasi Kewirausahaan

Sagasitas Research Exhibition (SRE) bertujuan untuk mendukung pengembangan kualitas penelitian dan karya inovasi kewirausahaan di kalangan pelajar.

Sagasitas Gelar Eksibisi dan Kompetisi Riset untuk Inovasi Kewirausahaan
istimewa
Sagasitas, komunitas ilmiah yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar Sagasitas Research Exhibition 2019 di Kulonprogo, Yogyakarta, 17 hingga 19 Juli 2019. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Sagasitas, komunitas ilmiah yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar Sagasitas Research Exhibition 2019 di Kulonprogo, Yogyakarta, 17 hingga 19 Juli 2019.

Sagasitas Research Exhibition (SRE) bertujuan untuk mendukung pengembangan kualitas penelitian dan karya inovasi kewirausahaan di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) di Provinsi DIY, sekaligus mendorong penguatan budaya riset di dunia pendidikan menengah.

Ekshibisi riset dan inovasi ini menampilkan sebanyak 251 karya penelitian dan inovasi kewirausahaan para siswa SMA dan MA yang merupakan binaan para pakar dari berbagai universitas, guru pembimbing di sekolah, dan tim mentor Sagasitas.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

SRE sendiri merupakan program tahunan yang mulai digulirkan sejak tahun 2011.

Selain menggelar karya penelitian dan inovasi kewirausahaan para pelajar setingkat SMA, SRE 2019 juga menampilkan beragam inovasi dan teknologi dari kelompok studi mahasiswa di UGM, seperti Gadjah Mada Flying Object Research Center (GAMAFORCE) dan Himpunan Mahasiswa Sains Informasi Geografi (HM SaIG) Fakultas Geografi UGM.

“SRE 2019 diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kalangan sekolah menengah terhadap pentingnya peran riset, pemanfaatan sains dan teknologi, untuk peningkatan kompetensi dunia pendidikan dalam melahirkan calon-calon peneliti di era digital,” ujar Zainal Abidin, Koordinator SRE 2019 dan Ketua Sagasitas Community melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com.

Sementara itu, Kadarmanta Baskara Aji selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengatakan, Dinas secara kelembagaan terus mendorong pengembangan penelitian di kalangan siswa, tidak hanya SMA/MA, namun juga SMK.

Pemkab Gunungkidul Sebut Tak Ada Siswa Putus Sekolah di Jenjang SD Tahun Ini

"Menumbuhkembangkan penelitian di kalangan siswa SMA di DIY sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara umum, karena penelitian adalah dasar atau fondasi pengembangan kelimuan," jelasnya.

Vincent Iswara, CEO DANA, melihat gelaran Sagasitas Research Exhibition (SRE) 2019 maupun kompetisi riset Sagasitas Research Competition (SRC) 2019 sangat revelan dengan tuntutan kompetensi di era digital yang serba terkoneksi dengan teknologi, inovatif, dan harus senantiasa berdasarkan riset yang akurat serta komprehensif.

“Riset adalah kunci lahirnya inovasi-inovasi. Untuk itu, DANA memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan aktivitas ilmiah berbasis sains dan teknologi ini karena selaras dengan visi dan misi kami sebagai inovator di bidang teknologi finansial,” tutur Vincent. (*)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved