Kriminal

Hasil Identifikasi Tim Forensik Temuan Mayat Mahasiswa Terbungkus Selimut di Jurang Cemorosewu

hasil penyelidikan sementara kasus mahasiswa asal Timor Leste, Joao Bosco Baptista yang diduga dibunuh dan ditemukan di lereng jurang Cemorosewu

Hasil Identifikasi Tim Forensik Temuan Mayat Mahasiswa Terbungkus Selimut di  Jurang Cemorosewu
Surya
Mayat berselimut tergeletak di Jurang lereng Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jumat (12/7/2019). 

Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mengungkapkan hasil penyelidikan sementara kasus mahasiswa asal Timor Leste, Joao Bosco Baptista (21) yang diduga
dibunuh dan ditemukan di lereng jurang Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (12/7/2019).

Polda DIY telah mengantongi identitas terduga pelaku yang menyebabkan mahasiswa asal Timor Leste, Joao Bosco Baptista (21) meninggal. Setelah memastikan bahwa mayat
yang ditemukan di Magetan Jawa Timur identik dengan orang yang dilaporkan hilang di Yogyakarta, Polda DIY kini tengah memburu tersangka yang terlibat dalam kasus ini.

"Kita peroleh informasi-informasi yang mengarah ke tersangka atau pelaku dan alhamdulilah kita sudah punya data-data orangnya. Tinggal tunggu waktu saja," ujar
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo, Kamis (18/7/2019).

Mayat berselimut tergeletak di Jurang lereng Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jumat (12/7/2019).
Mayat berselimut tergeletak di Jurang lereng Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jumat (12/7/2019). (Surya)

Berikut rangkuman Tribunjogja.com kasus temuan mayat mahasiswa Yogyakarta asal Timor Leste :

1. Bermula dari Laporan Penculikan

Kasus ini bermula ketika Sentra Pelayanan Kopolisian Terpadu (SPKT) Polda DIY menerima laporan orang hilang bernama Joao Bosco Baptista (21) pada 3 Juli 2019.

Laporan orang hilang tersebut kemudian berkembang menjadi laporan penculikan.

Atas laporan tersebut, pihak kepolisian memeriksa saksi dan juga mencari korban dari jejak digital.

Hingga beberapa hari kemudian Polda DIY mendapat informasi dari Polres Magetan bahwa di sana ada laporan penemuan mayat tanpa identitas di lereng jurang Cemorosewo
pada 12 Juli 2019.

Oleh kepolisian Magetan, jenazah di bawa ke rumah sakit di sana. Namun karena rumah sakit tersebut tidak memadahi untuk melakukan identifikasi, maka jenazah dirujuk ke
RS Bhayangkara Nganjuk.

Dari inforamasi itu, Polda DIY mengirimkan tim inafis untuk melakukan proses identifikasi awal. Proses identifikasi pun dilanjutkan di RS Bhayangkara Polda DIY.

"Setelah dilakukan pemeriksaan identifikasi yang panjang, kita ambil kesimpulan bahwa benar mayat mr x adalah Joao Bosco Baptista Colo. Kita juga minta dilakukan tes
ke labfor Semarang untuk mengetahui secara detil penyebab kematiannya," paparnya.

Halaman
123
Penulis: nto
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved