Bisnis

Tanda Tangan Digital Diprediksi akan Jadi Tren Seiring Menjamurnya Platform Keuangan

Hal ini menyusul banyaknya platform keuangan yang membutuhkan verifikasi digital dalam setiap persetujuan atau transaksi digital.

Tanda Tangan Digital Diprediksi akan Jadi Tren Seiring Menjamurnya Platform Keuangan
bcimg.co.uk
Ilustrasi tanda tangan 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Tanda tangan digital kemungkinan akan menjadi tren dalam beberapa tahun ke depan.

Demikian diungkapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan ( OJK).

Hal ini menyusul banyaknya platform keuangan yang membutuhkan verifikasi digital dalam setiap persetujuan atau transaksi digital.

"Ya salah satunya verifikasi digital, itu kemungkinan akan sangat banyak ke depan," ujar Kepala Group Inovasi Keuangan Digital OJK Triyono di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

"Jadi prediksi kami verifikasi digital akan sangat banyak di masyarakat. Salah satunya digital signature," sambung dia.

Baru 30 Persen UMKM di DIY yang Go Digital

OJK memprediksi, akan banyak platform keuangan yang akan muncul.

Termasuk platform digital khusus pembiyaan atau pinjaman online.

Saat ini saja, platform keuangan sudah banyak muncul.

Salah satu yang menyita perhatian yakni platform pinjaman online.

Selain itu ada juga platform financial planner.

Triyono menilai, platform digital pembiayaan masih memiliki risiko yang peling besar diantara platform keuangan lainnya, termasuk platform perencanaan keuangan.

Pendaftaran Gerakan Nasional 1000 Startup Digital 2019 Dibuka Sepanjang Tahun

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kepercayaan antara platform dan masyarakat maka dibutuhkan verifikasi digital berupa tandatangan digital.

"Kalau bicara financial planner kan membantu bahkan itu tidak ada risiko," kata dia.

"Tetapi kalau pembiyaan kan mungkin ada risiko dari project yang tidak benar, tidak sesuai dengan apa yang ada di awal. Jadi sisi pembiyaan risikonya masih besar.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Platform Keuangan Menjamur, Tandatangan Digital akan Jadi Tren"
Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Bambang Priyo Jatmiko

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved