Persatu Tuban vs PSIM Yogyakarta, Menanti Sentuhan Magis Perdana Aji Santoso

Aji Santoso langsung dihadapkan pada tugas berat setelah resmi menjadi pelatih baru PSIM Yogyakarta.

Persatu Tuban vs PSIM Yogyakarta, Menanti Sentuhan Magis Perdana Aji Santoso
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Aji Santoso sudah memulai tugas barunya sebagai pelatih anyar PSIM Yogyakarta dengan memimpin latihan perdana tim Laskar Mataram di Lapangan Tamanan, Banguntapan, Bantul, Selasa (16/7/2019) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM - Aji Santoso langsung dihadapkan pada tugas berat setelah resmi menjadi pelatih baru PSIM Yogyakarta.

Dia sudah ditunggu Persatu Tuban pada matchday ke-5 Liga 2 2019, di Stadion Bumi Bumi Wali, Tuban, Sabtu (20/7/2019). 

Eks pelatih Persela Lamongan ini memang kurang dari sepekan memegang tanggung jawab sebagai pelatih Laskar Mataram setelah Vladimir Vujovic memutuskan mundur usai rentetan hasil buruk.

Dihadapkan waktu persiapan serta adaptasi singkat, pelatih 49 tahun ini menegaskan tidak akan merubah banyak hal di skuat PSIM saat ini, setidaknya hingga paruh kompetisi. 

Tetapi tetap saja menarik menunggu keputusan-keputusan yang akan diambil Aji di lapangan, mulai dari susunan pemain sampai taktik yang dia gunakan. 

Seakan tidak ingin panjang lebar, dirinya pun langsung menegaskan filosofi sepakbola yang akan diterapkan bersama Laskar Mataram.

Ya, Aji siap menampilkan sepakbola indah, yang tentunya bertolak belakang dengan apa yang disuguhkan pelatih sebelumnya.

"Saya akan lebih puas kalau menang, tapi dengan sepakbola indah. Jadi, saya ingin masyarakat yang ke stadion bisa menikmatinya. Saya selama ini terapkan filosofi asosiatif, dominan possesion, tapi cenderung untuk attacking ya," ujar Aji beberapa waktu lalu.

Benar saja, penggawa Laskar Mataram, Raymond Tauntu menyambut kehadiran bek kiri legendaris Timnas Indonesia itu dengan penuh antusiasme.

Menurutnya, Aji yang dikenalnya memiliki kemampuan ulung dalam memompa motivasi pemain, membawa aura positif di dalam skuat PSIM.

"Hadirnya Coach Aji menghadirkan motivasi bagi kami jelang laga lawan Persatu Tuban, mental pemain terangkat kembali untuk membuktikan bahwa PSIM layak berada di jajaran tim papan atas," kata Raymond.

"Beliau (Aji Santoso) pelatih top di Indonesia, sarat pengalaman serta kerap menangani pemain besar. Saya tentu ingin meninba ilmu sebanyak mungkin dari beliau," imbuhnya.

Lebih lanjut, pemain asal Makassar ini menilai kehadiran Aji Santoso turut membawa warna baru dalam permainan tim Laskar Mataram.

"Secara gaya permainan tentu berbeda, mungkin Coach Aji lebih banyak menguasai bola. Berbeda jauh sih tidak, mungkin hanya di komunikasinya saja," pungkasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved