Yogyakarta

Perda RTRW DIY Diharapkan Segera Disahkan

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno berharap, tidak lama setelah diterbitkan nomor registrasi, Perda RTRW DIY tersebut segera

Perda RTRW DIY Diharapkan Segera Disahkan
DOK Tribun Jogja
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno (tengah) dan Anggota Komisi A DPRD DIY Agus Sumartono (kanan) dalam acara yang disiarkan Tribun Jogja 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Proses penyelesaian Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) DIY 2019-2039 oleh DPRD DIY telah mendapatkan proses pengesahan nomor registrasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno berharap, tidak lama setelah diterbitkan nomor registrasi, Perda RTRW DIY tersebut segera disahkan oleh DPRD DIY.

"Pada saat nanti sudah disahkan secara resmi oleh Dewan pada sidang paripurna, berarti seluruh DIY sudah mengacu pada kebijakan Perda RTRW DIY," ujarnya dalam acara 'Ngobrol Parlemen' yang disiarkan langsung oleh Tribun Jogja pada Jumat (19/7/2019).

Pemda DIY Punya PR Soal RTRW

Krido menjelaskan, dalam Perda RTRW terdapat kebijakan pemanfaatan tata ruang dan wilayah yakni kawasan budidaya, kawasan lindung dan kawasan-kawasan lain yang diatur berbasis mitigasi bencaana.

Kebijakan ini juga mengatur masalah pemanfaatan tanah.

"Harapan kami setelah Perda RTRW DIY, kabupaten kota menyesuaikan revisi RTRW yang ada di wilayah kabupaten kota. Kebijakan akan jelas di Perda RTRW DIY 2019-2039," lanjutnya.

Dewan dan Eksekutif Setujui Raperda RTRW DIY

Anggota Komisi A DPRD DIY Agus Sumartono menyampaikan Perda RTRW DIY ini menjadi pedoman terkait dengan pengelolaan kawasan tanah yang akan digunakan untuk daerah resapan, daerah pemukiman maupun daerah industri.

"Tentu ini tidak hanya berhenti di sini saja, kita membutuhkan pengaturan tentang bagaimana nanti kawasan pemukiman. Kebetulan sekarang di DPRD DIY sedang dibahas tentang RP3KP tentang pemukiman, pada saatnya nanti kita bahas tentang kawasan industri kawasan pertanian, perikanan," kata dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved