Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI dan Polisi di Jambi, Danrem : Saya Tak Terima!

3 anggota TNI dan polisi dikeroyok massa di Jambi. Ketika anggota TNI tersebut diperintah Danrem 042/Garuda Putih untuk melaksanakan pemadaman api

Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI dan Polisi di Jambi, Danrem : Saya Tak Terima!
Facebook
Tangkapan layar cuplikan video pengeroyokan anggota tni dan polisi di Jambi 

TRIBUNJOGJA.COM, BATANGHARI - Kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) kembali berulah.

Dari informasi yang didapat Tribunjambi.com, kelompok SMB yang dipimpin Muslim, beranggotakan sekitar 70 orang.

Mereka menyerang secara tiba-tiba dan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas Kantor Distrik VIII PT WKS.

Tak hanya pengerusakan, mereka juga melakukan penganiayaan terhadap beberapa karyawan perusahaan tersebut.

Selain itu, mereka juga melakukan penjarahan terhadap barang-barang kantor dan karyawan.

Belum diketahui jumlah kerugian dan jumlah korban luka-luka, pasalnya para karyawan perusahaan masih bertahan di dalam kawasan perusahaan.

Kelompok Muslim Cs diduga membawa sekitar 50 pucuk senpi rakitan dan membawa senjata tajam jenis golok dengan tuntutan mengosongkan Kantor Distrik VIII PT WKS.

Masih dari informasi, polisi dari Brigade Mobile (Brimob) Polda Jambi dan TNI sekira 24 personil telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Puluhan personil dari Mapolres Batanghari juga dikerahkan menuju lokasi.

Kabag Ops Polres Batanghari, Kompol Ahmad Bastari Yusuf, saat dikonfirmasi membenarkan hal ini.

Halaman
1234
Editor: mon
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved