Jawa

Kota Magelang Bebas Kawasan Kumuh Akhir Tahun 2019

Pemkot Magelang pun menggelontorkan dana miliaran untuk menghapus kawasan kumuh dan menata Kota Magelang menjadi lebih baik lagi di masa mendatang.

Kota Magelang Bebas Kawasan Kumuh Akhir Tahun 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Walikota Magelang Sigit Widyonindito, Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina, dan sejumlah pejabat ikut serta memeriahkan senam massal sosialisasi program Kotaku Disperkim Kota Magelang, di Taman Badaan, Jumat (29/7/2019). 

"Kami akan fokus pada penanganan di empat kelurahan tersebut, dengan dana sebesar Rp 4 miliar,” katanya.

Handini mengatakan, tujuh indikator yang mesti diperhatikan pada penanganan kawasan kumuh, antara lain bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, dan pengamanan kebakaran.

"Upaya lain yang kami lakukan adalah dengan menggelar kegiatan senam massal yang juga sosialisasi program Kotaku. Diharapkan, masyarakat juga dapat berperan aktif menangani kawasan kumuh," katanya.

Walikota Magelang, Sigit Widyonindito,berharap masyarakat juga dapat menjadi motor untuk menggerakkan budaya kebersihan di lingkungan masing-masing.

Ia mengatakan, Kota Magelang harus tambah bersih dan baik, termasuk terbebas dari kawasan kumuh.

Bersih dan baik ini tidak hanya di permukaan saja tapi benar-benar terealisasi hingga ke hal-hal terkecil.

“Lingkungan kampung dan perumahan harus bersih. Program Kotaku ini sangat bagus dan kita harus turut berperan aktif. Programnya bagus, tapi kalau warganya diam saja yang percuma, lingkungan tidak akan bersih dan kawasan kumuh tetap ada,” ujar Sigit.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved