Kriminal

Pelaku Pencabulan di Pasar Ngasem Tidak Ditahan, Hanya Wajib Lapor

Pelaku saat ini diancam dengan pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.

Pelaku Pencabulan di Pasar Ngasem Tidak Ditahan, Hanya Wajib Lapor
Tribun Jogja/Andreas Desca Budi Gunawan
Kompol Etty Haryanti menginterogasi Umar Soleh (29) pelaku pencabulan di kawasan Ngasem, Rabu (17/7/2019) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mapolsek Kraton Yogyakarta, Kamis (18/7/2019) saat ini terus mendalami kasus Asusila yang dilakukan Umar Soleh (29) di kawasan Pasar Ngasem, Yogyakarta.

Kapolsek Kraton, Kompol Etty Haryanti memberikan keterangan terkait perkembangan kasus ini.

"Kita masih memperdalam, kita lihat nanti apakah pelaku ada sangkut pautnya dengan laporan kejadian di Alun-alun Kidul atau tidak," tuturnya.

Bu Sekdes Diminta Rekam Adegan Cabul oleh Selingkuhan, Videonya Viral, Kini Mereka Ditangkap Polisi

Namun saat ini pelaku memang tidak ditahan oleh Mapolsek Kraton.

"Ancaman hukuman yang diterima pelaku kurang dari lima tahun, jadi kita tidak bisa melakukan penahanan," tegas Kompol Etty Haryanti. 

Pelaku saat ini diancam dengan pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.

Kapolsek Kraton Yogyakarta Imbau Warga Selalu Waspadai Tindak Asusila dan Pencabulan

Terkait hal tersebut, Kapolsek Kraton Kompol Etty Haryanti juga memaparkan bahwa walau pelaku dibebaskan, dia (pelaku) harus menjalani wajib lapor setiap Senin dan Kamis.

Selain itu, proses hukum terhadap pelaku juga tetap berjalan.

"Tidak ada kata damai, ini biar pelaku jera. Selain itu juga biar orang-orang diluar yang pernah melakukan perbuatan serupa takut untuk mengulangi perbuatannya," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Tribun Jogja
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved