Sleman

Dirintis Sejak 2007, Sugeng Ingin Patahkan Dominasi Kerajinan Logam Tiongkok

Agar permintaan mereka terpenuhi dengan cepat, ia memanfaatkan mesin cor khusus untuk mencetak logamnya.

Dirintis Sejak 2007, Sugeng Ingin Patahkan Dominasi Kerajinan Logam Tiongkok
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Sugeng juga memiliki 11 karyawan yang merupakan warga sekitar. Salah satu bagian yang dikerjakan adalah membuat detail pada hasil produk logam 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kebutuhan akan produk berbahan logam memang tiada habisnya.

Salah satu hasil bumi ini bisa diolah dalam berbagai bentuk atau kebutuhan.

Tak heran, usaha pembuatan produk logam mampu bertahan lama.

Sugeng Prawoto (54) adalah orang yang jeli melihat peluang tersebut.

Apalagi ia sudah cukup lama bergelut di bidang pengolahan logam.

Dekranasda Kota Yogyakarta Persembahkan Dekoya Awards untuk Pelaku Kerajinan

Usaha Tin Art miliknya resmi berdiri pada 2007.

Produksi logam ia rintis secara mandiri setelah ia bekerja di sebuah perusahaan asal Korea Selatan selama 11 tahun.

"Saya bekerja di bidang pengolahan logam saat itu. Banyak hal yang saya pelajari di sana," ungkap Sugeng saat ditemui Selasa (16/07/2019) lalu.

Sejak awal, Tin Art berfokus pada pembuatan suvenir atau cinderamata hingga perhiasan berbahan logam.

Halaman
1234
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved