Kulon Progo

Sehari, Bandara YIA Sumbang 24 Ton Sampah

Perluasan TPAS serta penambahan area pengolahan sampab dinilai sudah mendesak dilakukan.

Sehari, Bandara YIA Sumbang 24 Ton Sampah
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Aktivitas pekerja di proyek pembangunan Bandara YIA di Temon, Kulon Progo, Selasa (9/7/2019). 

TRIBUNJOGJA. COM, KULON PROGO - Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dalam sehari menyumbang 24 ton sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Banyuroto, Nanggulan.

Perluasan TPAS serta penambahan area pengolahan sampab dinilai sudah mendesak dilakukan.

Kepala UPT Persampahan, Air limbah dan Pertamanan, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo, Toni mengatakan setiap harinya ada 3 unit truk berkapasitas masing-masing 8 ton yang mengangkut sampah dari YIA ke TPAS Banyuroto.

Penyelesaian Jalur Kereta Api Penghubung Bandara YIA - Stasiun Kedundang, Ini Harapan Sultan

Tak heran, terjadi peningkatan volume sampah harian yang masuk.

Jika sebelumnya TPAS Banyuroto hanya menerima kiriman 70-90 ton sampah sehari dari seluruh wilayah Kulon Progo, volumenya kini menjadi 120 ton seiring datangnya sampah dari Bandara YIA.

"Kapasitas maksimal TPAS Banyuroto hanya 5.500 meter kubik. Masa layak pakai TPAS kami prediksi hanya sampai 2021-2022. Dulunya masa layak pakai diprediksi sampai 2023 tapi kemudian ketambahan sampah dari bandara," kata Toni, Rabu (17/7/2019).

Gemilpah, Solusi Memilah Sampah Buatan Mahasiswa UGM

Prediksi itu sangat mungkin terjadi mengingat Bandara YIA saat ini baru beroperasi sebagian saja.

Jika bandara itu sudah beroperasi penuh, jumlab sampah yang dihasilkan dapat dipastikan lebih besar volumenya.

Atas kondisi inilah, Toni menilai sudah saatnya perluasan area TPAS dilakukan.

Pihaknya telah mengajukan usulan penambahan luasan lahan TPAS Banyuroto sebesar 1 hektare.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved