Nasional

SAFENet: Hentikan Pemeriksaan 2 Youtuber yang Diadukan Garuda Indonesia

Dua orang Youtuber Indonesia, yakni Rius Vernandes dan Elwiyana Monica dilaporkan ke polisi setelah mengunggah pengalamannya naik pesawat ke media sos

SAFENet: Hentikan Pemeriksaan 2 Youtuber yang Diadukan Garuda Indonesia
IST/Youtube Rius Vernandes
Menu tulisan tangan di kelas bisnis pesawat Garuda Indonesia yang diunggah dua Youtuber, Rius Vernandes dan Elwiyana Monica, dan berbuntut kasus hukum. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dua orang Youtuber Indonesia, yakni Rius Vernandes dan Elwiyana Monica dilaporkan ke polisi setelah mengunggah pengalamannya naik pesawat ke media sosial.

Keduanya dilaporkan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) pada 15 Juli 2019 dengan Pasal 27 Ayat 3 jo Pasal 45 Ayat 3 dan/atau Pasal 28 Ayat 1 jo Pasal 45A Ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 310 dan/atau Pasal 311 KUHP, karena diduga telah mencemarkan nama baik Garuda Indonesia.

Damar Juniarto dari Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFENet) mengatakan, pasal-pasal karet Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) kembali terbukti mengancam kebebasan berekspresi warga, termasuk konsumen pemakai jasa.

Pasal-pasal karet ini sebelumnya sempat menjerat konsumen, seperti pada kasus Prita Mulyasari dan juga stand up komedian Muhadkly "Acho."

"Kali ini dua orang Youtuber Indonesia, yakni Rius Vernandes dan Elwiyana Monica, yang menjadi korban," kata Damar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/7/2019). 

Kasus ini bermula saat Rius Vernandes sebagai penumpang kelas bisnis Garuda Indonesia mengambil sebuah foto berupa kartu menu kelas bisnis yang hanya ditulis tangan dalam penerbangan Garuda Indonesia rute Sydney-Denpasar.

Foto tersebut ia unggah dalam Instastory miliknya @rius.vernandes pada Sabtu, 13 Juli 2019 dengan tambahan tulisan pada foto:
_menu yang di bagiin tadi di Business Class @garuda.indonesia tadi dari Sydney-Denpasar_
_"menu nya masih dalam proses percetakan pak" (emoji seorang pria menutup wajah)_

Belakangan unggahan itu viral hingga berujung pelaporan Rius ke polisi.

Kepolisian Bandara Soekarno-Hatta Tangerang sudah mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kedua Youtuber ini untuk dimintai keterangan pada 16 Juli 2019.

"Atas kasus yang dialami Rius dan Elwi, SAFEnet sebagai organisasi yang memperjuangkan hak-hak digital di Asia Tenggara, berpendapat, pertama, berdasarkan postingan yang dibuat dan alasan pelaporan yang dibuat, kasus ini tidak memenuhi unsur pencemaran nama Baik. Perbuatan pencemaran nama baik merupakan tindak mengancam reputasi seseorang baik secara tertulis maupun lisan sebagai suatu sebab adanya tindakan kebencian disertai dengan tuduhan," paparnya.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved