Kriminal

Polda DIY Tangkap Penambang Liar, Pelaku Gunakan Mesin Diesel Penyedot Pasir

Jika dalam keadaan normal, seperti mesin dalam kondisi prima, dan cuaca sedang bagus, tidak menutup kemungkinan satu hari bisa 10 truk pasir bisa mere

Polda DIY Tangkap Penambang Liar, Pelaku Gunakan Mesin Diesel Penyedot Pasir
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Direktorat Reserse Kriminal Khusus menangkap 10 pelaku penambangan ilegal 

Dampaknya adalah muka air tanah yang ada di darat dan sumur-sumur di masyarakat.

"Karena air sungai ini sebagian meresap ke daratan, air itu akan mengisi sumur-sumur di daratan terdekat. Kalau ada penggalian di luar ketentuan, sungai progo pun turun maka muka air tanah kita juga akan turun. Sumur kita bisa terpengaruh," urainya.

Sementara itu Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) DIY, Halik Sandera, mengatakan praktik tambang dengan mesin sedot ini sebenarnya terus berulang setiap tahun.

Ia mengatakan, dengan praktik ini berpotensi untuk merusak sempadan sungai.

"Kalau wilayah itu berdekatan dengan lahan warga, berpotensi merusak lahan atau tanggul yang ada di sungai. Selain itu juga berpotensi merusak suplay air. Saat sungai rusak, proses peresapan air ini semakin minim," tuturnya.

Ia pun menuturkan, selain penegakan hukum, yang tidak kalah penting adalah pengawasan di lapangan yang dilakukan secara rutin untuk mencegah terjadinya pertambagan ilegal.

Namun demikian, bagi yang legal atau berizin pun juga harus dilakukan pengawasan dan ditindak juga ketika tidak sesuai dalam praktik pengambilan sedimen di sungai.

"Pengawasan juga harus diterapkan terhadap perusahaan yang mendapatkan izin pertambangan. Karena tidak menutup kemungkinan adan potensi pelanggaran praktik pertambangan yang tidak sesuai dengan izin yang diberikan," tegasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved