Kota Yogya

Dinpar Kota Yogya Khawatir Tindakan Asusila terhadap Wisatawan Coreng Citra Pariwisata

Tindakan asusila yang dilakukan oleh US dikhawatirkan dapat mempengaruhi citra pariwisata.

Dinpar Kota Yogya Khawatir Tindakan Asusila terhadap Wisatawan Coreng Citra Pariwisata
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta khawatirkan citra pariwisata Yogyakarta negatif.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yeti Martanti mengatakan tindakan asusila yang dilakukan oleh US sangat mempengaruhi citra pariwisata.

Ia menilai tindak asusila tersebut sangat mempengaruhi kenyamanan wisatawan.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Dengan adanya ketidaknyamanan tersebut, tentu membuat wisatawan tidak percaya lagi pada Yogyakarta.

"Khususnya untuk wisman ya, pasti sangat berpengaruh. Tetapi untuk wisnus (wisatawan nusantara) juga pasti berpengaruh. Mereka (wisatawan) pasti akan berpikir itu (tindak asusila) sebagai pelecehan. Dampaknya tentu wisatawan tidak percaya lagi, itu menyebabkan citra Yogyakarta jadi negatif," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (17/7/2019).

Terkait dengan penurunan jumlah wisatawan, ia belum bisa memastikan hal tersebut, sebab perlu ada penghitungan khusus.

Lagi, Wisatawan Jadi Korban Tindak Asusila di Yogyakarta

Namun demikian ia berharap agar pelaku mendapat hukuman yang tegas.

Menurutnya dengan pemberian hukuman tegas, dapat membuat pelaku jera, sehingga tindak asusila tidak terjadi lagi.

"Untuk membangun citra Yogyakarta menjadi tempat wisata yang nyaman itu kan butuh proses. Memang sejauh ini penurunan wisatawan belum signifikan, perlu dilihat lagi. Tetapi tentu ini akan jadi citra negatif. Harapannya pelaku dapat sanksi tegas, supaya jera, dan Yogyakarta aman dan nyaman bagi wisatawan," tutupnya.(*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved