Gunungkidul

71 Koperasi yang Tidak Sehat di Gunungkidul Dibubarkan

Ia menuturkan tidak semua koperasi dibubarkan lantaran pailit ada juga koperasi yang membubarkan diri atas kesepakatan anggotanya.

71 Koperasi yang Tidak Sehat di Gunungkidul Dibubarkan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja WIsang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Sebanyak 71 koperasi di Kabupaten Gunungkidul tidak aktif.

Pemerintah. Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Koperasi dan UMKM telah melakukan penutupan selama 4 tahun terakhir.

Hal tersebut diutarakan oleh Kasi Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UMKM Gunungkidul, Ratna Madyaningtyas, Rabu (17/7/2019).

Terapkan Digitalisasi, Koperasi di Kota Yogyakarta Didorong untuk Beradaptasi

"Langkah ini dilakukan untuk menyehatkan ratusan koperasi lainnya pada tahun 2019 ini, ke 71 koperasi tersebut dibubarkan sejak tahun 2016-2018," imbuhnya.

Sebelumnya terdapat 262 koperasi di Kabupaten Gunungkidul.

Karena 71 koperasi tersebut tidak aktif, maka tidak ada pilihan lain selain dibubarkan.

Hal tersebut dilakukan agar tidak membebani basis database.

"Saat inni koperasi yang aktif sebanyak 191, koperasi tersebut yang telah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) dan memebrikan laporan. 191 koperasi masuk dalam kategori sehat dan sangat sehat," katanya.

Sobatku, Pelopor Koperasi Fintech Gelar Program Undian Grand Prize

Ia menambahkan pihaknya terus memberikan pembinaan agar koperasi dalam keadaan sehat.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved