Yogyakarta

Ini Tantangan Pemprov DIY dalam Wujudkan KEK Wisata

Pemerintah Provinsi DIY masih memiliki pekerjaan rumah (PR) terkait dengan perwujudan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) wisata.

Ini Tantangan Pemprov DIY dalam Wujudkan KEK Wisata
Ist
Logo Pemda DIY 

TRIBUNJGJA.COM - Pemerintah Provinsi DIY masih memiliki pekerjaan rumah (PR) terkait dengan perwujudan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) wisata.

Diantaranya adalah untuk menyeterilkan lahan KEK dari permukiman maupun tempat berjualan yang sudah menjamur.

“Salah satu PRnya adalah clean and clear lahan hingga beberapa hektar di Parangtritis. Padahal, sudah ada permukiman dan juga tempat usaha masyarakat di kawasan ini sudah lama,” kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani pada Tribunjogja.com, Senin (15/7/2019).

Marlina menjelaskan, satu dari beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam pembentukan KEK memang lahan yang steril.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Diantaranya, kebersihan pantai pun menjadi bagian dari pengembangan KEK ini.

Termasuk, upaya komunikasi dari pemerintah dalam upaya clean and clear di kawasan Gumuk Pasir Pantai Parangtritis.

“Hanya memang di Gumuk  pasir ini sudah banyak pihak yang sudah masuk. Maka, tunggu saja nanti,” katanya.

Adanya beberapa hal ini, kata dia, memang tidak bisa diselesaikan dalam jangka waktu yang cepat.

Apalagi, saat ini syarat untuk KEK baru mencapai sekitar 40 persen dari 18 persyaratan yang harus diserahkan pada Kementrian Pariwisata.  

“Dari persyaratan tersebut ada 40 persen sudah terpenuhi. Clear and clean ini pun akan melibatkan banyak pihak dan beberapa sektor. Kemungkinan tahun depan baru bisa selesai,” urainya.

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved