Kota Yogya

Wawali Kota Yogya Minta Jembatan Steril dari Antrian Lampu Merah

Untuk mengurangi beban tetap di jembatan Gembiraloka, Dishub Kota Yogya mengoptimalkan pengaturan durasi lampu APILL.

Wawali Kota Yogya Minta Jembatan Steril dari Antrian Lampu Merah
TRIBUNJOGJA.COM
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat ditemui di ruangannya. Selasa, (23/1/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi meminta Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta mensterilkan jembatan dari beban tetap.

Ia mengatakan beberapa jembatan saat ini belum steril.

Beban tetap yang dimaksud adalah menunggu antrian lampu merah atau digunakan untuk parkir.

Hal itu sampaikan menanggapi kekhawatiran warga pada jembatan yang retak.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

"Kami sudah menginstruksikan agar Dishub mensterilkan di atas jembatan tidak untuk parkir atau antrian lampu merah. Itu untuk menghindari beban tetap," katanya pada Tribunjogja.com, Senin (15/7/2019).

"Kami juga sudah koordinasi, supaya Dishub mengatur lampu durasi lampu merah. Sehingga beban di jembatan tidak terlalu berat," sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho mengungkapkan ada dua jembatan yang saat ini menjadi perhatiannya, yaitu jembatan Jalan Pembela Tanah Air dan Gembiraloka.

Kedua jembatan tersebut berdekatan dengan lampu APILL, dan memungkinkan kendaraan berhenti di atas jembatan.

Untuk mengurangi beban tetap di jembatan Gembiraloka, pihaknya mengoptimalkan pengaturan durasi lampu APILL.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved