Bisnis

Sobatku, Pelopor Koperasi Fintech Gelar Program Undian Grand Prize

Koperasi sekarang ini harus melakukan perubahan, hal ini karena model dan lingkup bisnis sudah sangat berubah.

Sobatku, Pelopor Koperasi Fintech Gelar Program Undian Grand Prize
Istimewa
Sobatku (Simpanan Online Sahabatku) menggelar program Undian Grand Prize berhadiah utama Rp 100 juta dan empat paket Umrah untuk empat orang pemenang di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Memperingati Hari Koperasi Nasional 2019, Sobatku (Simpanan Online Sahabatku) tabungan online berbasis aplikasi dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sahabat Mitra Sejati menggelar program Undian Grand Prize berhadiah utama Rp 100 juta dan empat paket Umrah untuk empat orang pemenang di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta.

Tak hanya itu, Sobatku juga membagikan satu paket umrah tambahan khusus bagi warga DIY dan Jateng melalui program Jutawan Sobatku.

Fintech Product Activation Division Head, Oktavia Laksmi mengatakan Sobatku yang telah hadir selama dua tahun ini memberikan pelayanan kepada anggota secara online dan real time.

Jogja Exotarium Manjakan Pengunjung Lewat Undian Berhadiah Utama Motor

"Dalam waktu dekat Sobatku juga akan memberikan kemudahan kepada penggunanya dengan menghadirkan fitur pembayaran asuransi dan pembukaan rekening deposito secara online," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Senin (15/7/2019).

Kegiatan pengambilan Undian Grand Prize dan Pesta Jutawan Sobatku ini turut dihadiri oleh Deputi Menteri Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto, Ketua Umum Harian Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Agung Sudjatmoko.

Ketua Umum Harian Dekopin Agung Sudjatmoko mengatakan Sobatku merupakan pelopor koperasi yang telah menggunakan financial technology (Fintech) yang mudah, aman, nyaman dan dana yang tersimpan tidak hilang.

Fintech Berpotensi Sebabkan Gangguan Sistem Keuangan

Kolaborasi yang telah dilakukan KSP Sahabat Mitra Sejati dan Bank Sampoerna ini sebagai wujud mendekatkan koperasi dengan kaum milenial.

"Sekarang sudah muncul banyak koperasi yang pakai fintech. Sehingga bagaimana generasi milenial bisa memanfaatkan dengan baik. Koperasi kita sudah keren, sudah gunakan teknologi dan sangat familiar dengan generasi milenial," kata dia.

Lanjutnya, koperasi sekarang ini harus melakukan perubahan, hal ini karena model dan lingkup bisnis sudah sangat berubah.

Sehingga ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi penting.

"Koperasi harus melakukan kolaborasi. Pertumbuhan koperasi bukan kuantitas tapi kualitas," ujarnya.

Deputi Menteri Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto menyampaikan, Sobatku ini sangat lekat dengan kaum milenial, karena kaum milenial mempunyai kelebihan dalam hal mencermati kemajuan teknologi yang sangat cepat

"Kita harapkan ke depan dengan generasi milenial semakin memperkuat tumbuhnya koperasi," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved