Sleman

Satu Orang Calon Haji di Sleman Meninggal Sebelum Diberangkatkan

Dari jumlah tersebut, seorang diantaranya meninggal di rumah sebelum keberangkatan.

Satu Orang Calon Haji di Sleman Meninggal Sebelum Diberangkatkan
Tribun Jogja/ Santo Ari
Jemaah calon haji kabupaten Sleman berpamitan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seorang calon haji asal Berbah meninggal sehari sebelum keberangkatan.

Sedangkan satu orang harus ditunda karena menderita sakit.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sleman Ujang Sihabuddin memaparkan total calon haji Sleman pada tahun 2019 ada 1.414 Orang.

Mereka tergabung dalam Kloter 25,26,27,28,29 dan Kloter 97.

Ingin Minta Undangan Haji untuk Ibunda, Anggota DPRD Merangin Ini Ajak Anaknya Touring ke Arab Saudi

Dari jumlah tersebut, seorang diantaranya meninggal di rumah sebelum keberangkatan.

Somodihardjo alias Wakijan, calon haji asal Berbah meninggal di usia 88 tahun.

Wakijan sendiri terdaftar dalam rombongan haji kloter 28.

Sedangkan yang sakit adalah Muh Zainudding, warga Cangkringan dari kloter 26.

Sakit Stroke, Satu Jamaah Calon Haji Asal Bantul Dipulangkan

Selain itu, ia juga mengungkapkan dalam pemberangkatan calon haji, petugas juga masih menemukan banyak calon jemaah yang membawa jamu.

Adapun memang sejumlah produk dilarang masuk Saudi.

Di antaranya, produk-produk yang tidak jelas komposisinya maupun obat tradisional dengan kemasan tidak permanen.

"Saat dilakukan penggeledahan, banyak yang kena sensor. Seperti jamu tidak boleh dibawa dan harus dibawa pulang kembali," ujarnya.

"Kalau di rumah kan mungkin biasa minum jamu. Mungkin mau dibawa di sana buat anget badan," imbuhnya saat disinggung alasan jamaah membawa jamu.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved