Yogyakarta

Isye Dewi Ajak Masyarakat Lindungi Kawasan Cagar Budaya

Bukan hanya candi yang merupakan tinggalan klasik Hindu - Budha, namun juga adanya kawasan cagar budaya.

Isye Dewi Ajak Masyarakat Lindungi Kawasan Cagar Budaya
Istimewa
Duta Purbakala Isye Dewi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai kota budaya, DI Yogyakarta kaya akan peninggalan bangunan cagar budaya.

Bukan hanya candi yang merupakan tinggalan klasik Hindu - Budha, namun juga adanya kawasan cagar budaya.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur DIY Nomor 186 Tahun 2011 ada enam (6) kawasan  cagar budaya yaitu Kotagede, Keraton, Malioboro, Pakualaman, Kotabaru, dan Imogiri.

Jalan Tol Yogya-Solo Tidak Boleh Ganggu Keberadaan Cagar Budaya

Keberadaan kawasan cagar budaya ini telah diketahui oleh masyarakat dari sisi wisata. Unggahan foto - foto menarik di social media di tempat - tempat tersebut bisa dengan mudah ditemukan.

Sayangnya, masih adanya vandalisme corat - coret di tinggalan bersejarah tersebut.

"Coretan menggunakan spidol atau pena masih kita temui di tempat - tempat bersejarah yang seharusnya kita banggakan dan lindungi keberadaannya," kata Duta Purbakala Isye Dewi kepada Tribun Jogja, Minggu (14/7/2019).

Penemuan Fosil Monster Laut Purba Mosasaurus, Kerangka Masih Utuh Sepanjang 6-7 Meter

Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya berkunjung namun juga ikut 'handarbeni' menjaga dan melestarikan keberadaannya.

Selain itu juga mengimbau pada saat mengunjungi tempat - tempat tersebut adalah dengan niatan baik dan menjaga norma kesopanan.

Apalagi sebagai contoh, kawasan Kotagede, yang dulu adalah Kerajaan Mataram Islam dengan peninggalan makam Raja - Raja dan masjid, Candi di kawasan Siwa Plateau yang keberadaan candi adalah sebagai tempat suci.

Halaman
12
Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved