Lulusan STIPRAM Yogyakarta Disiapkan untuk Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Para wisudawan telah disiapkan untuk menghadapi era globalisasi yang kini semakin menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Lulusan STIPRAM Yogyakarta Disiapkan untuk Hadapi Era Revolusi Industri 4.0
dok.istimewa
Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) meluluskan dan mewisuda 1.162 wisudawan yang terdiri dari 609 orang program D3 perhotelan, 537 program S1 Pariwisata dan 16 orang program S2 Pariwisata. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) meluluskan dan mewisuda 1.162 wisudawan yang terdiri dari 609 orang program D3 perhotelan, 537 program S1 Pariwisata dan 16 orang program S2 Pariwisata.

Ketua STIPRAM, Suhendroyono, mengatakan para wisudawan telah disiapkan untuk menghadapi era globalisasi yang kini semakin menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Pergerakan industri yang serba cepat membuat para pelaku bisnis harus siap dengan industri global 4.0

"STIPRAM yang mengambil tema wisuda Era Teknologi Industri 4.0 bukan suatu kendala akan tetapi sebagai peluang dan tantangan yang sangat tepat dirasa melihat perkembangan teknologi sangat pesat," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Jumat (12/7/2019).

Lanjutnya, Indonesia mempunyai potensi yang sangat bagus untuk menjalankan model 4.0 terlebih untuk bidang pariwisata, peningkatan kunjungan wisatawan, daya jual hotel dan restoran ini juga sangat mendukung terciptanya industri global 4.0

"Oleh karena itu, kampus sebagai penyedia SDM berkualitas maka perguruan tinggi harus bersiap bersaing dengan perguruan tinggi asing," kata dia.

Pemerintah telah menyiapkan route map untuk industri global 4.0, maka perguruan tinggi dituntut untuk mampu mengimbanginya.

Yakni dengan menyediakan fasilitas pembelajaran yang similar dengan kemajuan teknologi, fasilitas pembelajaran yang sudah lebih maju dan tidak dengan sistem konvensional lagi

Selain itu, kata dia, generasi muda saat ini harus dapat memanfaatkan kemajuan teknologi bukan malah yang dimanfaatkan oleh teknologi

"Untuk itu, tingkat kualifikasi dosen pun harus ditingkatkan, dengan bekal kompetensinya maka dosen dapat mengikuti perkembangan ilmu," tuturnya. (*)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved