Gunungkidul

Kepala Disdikpora Gunungkidul Siap Tanggung Biaya Pasha

Bahron menyampaikan tak hanya pasha yang merasakan tidak diterima di SMP 2 Karangmojo, tetapi ada 52 anak yang tidak bisa masuk ke SMP 2 Karangmojo.

Kepala Disdikpora Gunungkidul Siap Tanggung Biaya Pasha
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Pasha saat ditemani kakeknya, menunjukkan peralatan sekolah yang telah dibeli, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rosyid menjamin Muhammad Pasha Pratama mendapatkan sekolah kembali, namun menurutnya Pasha tidak bisa terdaftar di SMP 2 Karangmojo.

Bahron menyampaikan tak hanya pasha yang merasakan tidak diterima di SMP 2 Karangmojo, tetapi ada 52 anak yang tidak bisa masuk ke SMP 2 Karangmojo.

Hal tersebut disebabkan karena daya tampung di SMP tersebut sudah terpenuhi.

Siswa di Gunungkidul Ini Tak Diterima di Sekolah dekat Rumahnya Meski Memiliki Nilai Tinggi

"Saya melihat ini bukan permasalahan zonasi, tetapi ini masalah ekonomi yang mengakibatkan Pasha tidak dapat sekolah ke tempat yang agak jauh dari rumah karena tidak mempunyai biaya ekstra," katanya, Jumat (12/7/2019).

Untuk mengatasi hal tersebut Pasha mau tidak mau harus bersekolah di sekolah swasta atau bersekolah di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Masyarakat (PKBM) yang berada di Bejiharjo dan jika bersekolah di PKBM biaya gratis.

"Biaya tidak menjadi masalah, saya siap untuk menanggung biaya Pasha. Kalau Pasha membutuhkan sepeda untuk trasnportasi saya siap untuk memberikan sepeda," katanya.

Tanggapi Anak yang Gagal Masuk Sekolah Karena Umur, Pengamat : Menyalahi Tujuan Utama PPDB Zonasi

Dirinya menjelaskan Pasha memang tidak bisa masuk ke SMP 2 Karangmojo dan harus memilih sekolah swasta lainnya atau pondok pesantren.

Ia mengatakan bisa saja Pasha dicarikan surat rekomendasi dari kemendikbud tetapi hal tersebut bukan menjadi solusi.

"Kalau Pasha diberikan rekomendasi dan masuk ke SMP 2 Karangmojo bagaimana nanti yang lainnya, bisa-bisa calon peserta didik yang tidak diterima meminta hal yang sama," katanya.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved