Jangan Pernah Berteduh saat Kepanasan di Jalan, AWAS! Bisa Kena Jerat Hukuman Penjara Sebulan

Panasnya terik matahari saat musim kemarau kerap menjadi alasan bagi pengendara sepeda motor berhenti di sisi jalan yang teduh

Jangan Pernah Berteduh saat Kepanasan di Jalan, AWAS! Bisa Kena Jerat Hukuman Penjara Sebulan
Tribun Pontianak
Ilustrasi: Pengendara motor berteduh 

TRIBUNJOGJA.COM - Panasnya terik matahari saat musim kemarau kerap menjadi alasan bagi pengendara sepeda motor berhenti di sisi jalan yang teduh.

Peristiwa seperti ini kerap terlihat saat lampu pengatur lalu lintas menyala merah. Kerap kali tampak penumpukan para pengendara motor di sisi jalan yang terdapat pohon teduh.

Ternyata perilaku seperti ini bisa masuk kategori pelanggaran lalu lintas. 

Berdasarkan aturan hukum sebagaimana yang tercantum dalam Undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelaku bisa ditindak dan dikenakan hukuman pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Lagipula, berteduh khususnya untuk menghindari terik sinar matahari, berbahaya.

Dijelaskan instruktur keselamatan berkendara dari Rifat Drive Labs (RDL) Andry Berlianto, hal tersebut dapat mengganggu alur lalu lintas.

"Patut diketahui, kepanasan adalah salah satu risiko berkendara."

"Maka berteduh untuk menghindari sinar matahari (di bawah pohon rindang atau jembatan layang) dengan jarak yang cukup jauh dari titik berhenti adalah prilaku keliru. Hal ini bisa memicu kecelakaan," ujar dikutip dari Kompas.com, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Sebab, lanjut dia, pengendara yang mencari tempat teduh sembari menunggu isyarat lampu lalu lintas berubah menjadi hijau melakukan pengereman atau berhenti secara tiba-tiba.

Gerak kendaraan lain otomatis akan terganggu.

"Lebih jauh, akan terjadi penumpukkan dan dapat membuat macet situasi sekitarnya."

Halaman
123
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved