Bantul

Jalan Bantul Gapura-Klodran Dilebarkan Oktober Nanti

Jalan Bantul mulai dari gapura selamat datang hingga simpang empat Klodran akan dilebarkan.

Jalan Bantul Gapura-Klodran Dilebarkan Oktober Nanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jalan Bantul mulai dari gapura selamat datang hingga simpang empat Klodran akan dilebarkan.

Jalan sepanjang 570 meter ini akan dilebarkan seperti Jalan Jenderal Sudirman.

Proyek pelebaran jalan ini ditangani oleh Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN).

Jembatan Niten Diperbaiki, Berikut Alternatif Jalan Menuju ke Jalan Bantul

Kepala Satker (P2JN) DIY Aris Rudiyanto mengatakan ruas jalan tersebut nantinya tak ada lagi jalur lambat. Tanaman di sisi kanan dan kiri akan dibongkar dan dibuat dua jalur.

"Akan ada pot taman yang akan kita bongkar kanan dan kiri. Total panjang jalannya 570 meter. Nantinya aspal yang ada akan kita overlay atau pelapisan aspal di atas aspal yang sudah ada," jelas Aris usai pemaparan DED di ruang Bupati Bantul, Gedung Induk Parasamya Kabupaten Bantul, Jumat (12/7/2019) siang.

Kata Aris, proyek ini membutuhkan dana Rp6 miliar dan ditargetkan dimulai pada Oktober mendatang.

"Anggaran dari pusat karena termasuk jalan nasional, Rp6 miliar. Prosesnya target awal Oktober sampai Desember. Waktunya hanya singkat tiga bulan," ujarnya.

Peduli Sampah, Ratusan Mahasiswa ITY Bersihkan Selokan di Jalan Bantul

Selain pelebaran jalan, lampu penerangan jalan juga akan disediakan oleh P2JN.

Sedangkan pemkab Bantul diberi wewenang soal penebangan pohon, pemindahan lampu traffic light, dan pemindahan lampu atau pelepasan lampu yang ada di taman.

"Kemudian memerlukan peran dari DLH terkait penebangan pohon. Dinas PU, Dinas Perhubungan untuk pemasangan rambu-rambu baru," ujarnya.

Selain itu saat pembongkaran nanti, kata Aris tidak menutup kemungkinan dilakukan penutupan jalan.

Namun tentu perlu dilakukan trial manajemen traffic terlebih dulu.

Pohon Besar yang Tumbang di Jalan Bantul Timpa Jaringan Kabel Telepon

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa Bantul, Kecamatan Bantul, Kuswandi mengatakan perlu dilakukan sosialisasi pada masyarakat dan pelaku usaha di sekitar jalan yang berada di wilayah Desa Bantul tersebut.

"Semuanya milik Desa Bantul. Pelebarannya sekitar 19 meter. Meski tidak kerna tanah warga tetap harus ada sosialisasi. Jangan sampai terjadi permasalahan yang bikin repot," katanya.

"Sosialisasi paling tidak satu sampai dua kali, belajar dari Jalan Jenderal Sudirman kemarin karena minim komunikasi. Komunikasi perlu ke pelaku usaha dan masyarakat sekitar. Juga penebangan pohon, teman-teman LSM harus kita antisipasi juga," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved