Harga Cabai di Pasar Bantul Melonjak Naik, Pedagang Pilih Batasi Stok

Banyak pedagang yang terpaksa membatasi stok, karena konsumen mengurangi jumlah pembelian.

Harga Cabai di Pasar Bantul Melonjak Naik, Pedagang Pilih Batasi Stok
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Hadiya (60), seorang pedagang cabai di pasar tradisional Bantul sedang menunggu pembeli, Jumat (12/7/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Harga komoditas cabai berbagai jenis di pasar tradisional Bantul melonjak naik.

Alhasil, banyak pedagang yang terpaksa membatasi stok, karena konsumen mengurangi jumlah pembelian.

Kasinem, seorang pedagang cabai di pasar tradisional Bantul, menyebutkan hal tersebut memang berdampak pada jumlah penjualan dagangannya.

"Misalkan (pembeli) biasanya beli satu kilo. Setelah harganya naik, sekarang (konsumen) cuma beli seperempat. Atau satu ons," kata Kasinem, Jumat (12/7/2019).

Menurunya, semenjak harga cabai naik sekitar tiga hari lalu, Kasinem mengaku membatasi stok dagangan cabainya.

Ia mengatakan tidak berani mengambil cabai terlalu banyak dari pengepul lantaran pembeli sedikit.

Selain cabai, harga sayur mayur seperti terong, kacang dan timun terpantau juga mengalami kenaikan.

Misalkan saja, sayur kol yang biasanya di kisaran Rp7 ribu - Rp8 ribu, saat ini berada di angka Rp9 ribu perkilogram.

Lonjakan harga cukup signifikan terjadi pada cabai jenis rawit merah.

Bila sebelumnya harga cabai rawit merah di angka Rp15 ribu perkilo, saat ini di pasar tradisional Bantul harganya sudah mencapai Rp60 ribu perkilo.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved