Kota Yogyakarta

DLH Kota Yogya Segera Terbitkan SE Pengurangan Pemakaian Plastik

Disinggung dengan gerakan 1.000 tumbler yang telah dicanangkan, Heroe menjelaskan dampaknya belum terlalu mengena.

DLH Kota Yogya Segera Terbitkan SE Pengurangan Pemakaian Plastik
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Suyana menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyiapkan Surat Edaran (SE) yang akan diedarkan ke masing-masing OPD yang isinya adalah membatasi pemakaian kantong plastik.

"Sampah plastik di Kota Yogyakarta ini rasionya 12 persen dari seluruh sampah yang ada. Sebagian diambil pemulung dan juga dimanfaatkan untuk daur ulang," ujarnya, Jumat (12/7/2019).

Ia pun menjelaskan bahwa tidak semua sampah plastik bisa laku dijual.

Menurutnya sampah plastik kebanyakan, hampir semuanya tidak laku sehingga sebenarnya tidak ada alasan lagi untuk tidak menekan penggunaan plastik.

Unisa Yogyakarta Deklarasikan Kampus Bebas Sampah Plastik

"Kami masih melakukan diskusi dengan pihak terkait tentang penggunaan kantong plastik ini, salah satunya dengan pelaku usaha. Kalau toko moderen, siap. Toko lokal yang belum. Mereka inginnya kantong berbayar. Belum ada titik temu," ungkapnya.

Melalui SE yang ditujukan untuk OPD tersebut, ia berharap penggunaan plastik khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta dapat ditekan.

Termasuk pemakaian tempat minum sekali pakai yang selama ini masih hanya diterapkan di beberapa sekolah di Kota Yogyakarta.

"Sebenarnya ini sulit, karena kita juga ada Gandeng Gendong yang biasanya sudah lengkap dengan minuman kemasan. Ke depan mungkin bisa pakai teh dalam wadah besar, dan nanti minumnya pakai gelas kaca," urainya.

Rekaman CCTV Ungkap Detik-detik Ibu Buang Anak di Bak Sampah, Empat Jam Terbungkus Plastik

Selain itu, Suyana juga menambahkan upaya menekan penggunaan plastik di kalangan OPD juga terkait penggunaan backdrop pada acara atau kegiatan tertentu.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved