Kota Yogyakarta

Peserta Kemah Budaya se-Jawa Diajak Keliling Kamwis Dipowinatan

Mereka diajak untuk melihat kehidupan warga sekitar dan juga mengintip cara pembuatan wayang, batik, serta jajanan khas bernama Kipo.

Peserta Kemah Budaya se-Jawa Diajak Keliling Kamwis Dipowinatan
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Ketua Kwarcab Pramuka Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat menyematkan syal dan pin sebagai ucapan selamat datang untuk perwakilan peserta Kemah Budaya se-Jawa di Kampung Wisata Dipowinatan, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 135 peserta Kemah Budaya se-Jawa mengunjungi Kampung Wisata Dipowinatan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Kamis (11/7/2019).

Mereka diajak untuk melihat kehidupan warga sekitar dan juga mengintip cara pembuatan wayang, batik, serta jajanan khas bernama Kipo.

Salah satu peserta Kemah Budaya se-Jawa adalah Ikwal Bakhtiar (16). Perwakilan Kontingen asal Jawa Tengah tersebut menuturkan bahwa melalui perkemahan tersebut, dirinya bisa memetik banyak pelajaran terutama terkait budaya antar satu wilayah dengan lainnya yang berbeda meski berada di satu pulau yakni Jawa.

Berwisata dan Mengenal Tradisi Jawa di Kampung Dipowinatan Yogyakarta

"Seru ikut kemah ini. Bisa nambah banyak teman juga. Lalu juga jadi tahu budaya di Yogyakarta seperti apa," ucapnya kepada Tribun Jogja.

Pria asal Purbalingga ini menjelaskan bahwa sebenarnya budaya di Jawa Tengah dan Yogya tidak terlalu berbeda.

Misalkan pakaian lurik, yang dalam kesempatan Kemah Budaya se-Jawa, para peserta menjajal pakaian yang biasa dikenakan abdi dalem tersebut.

"Mungkin yang berbeda bahasa. Sama-sama bahasa Jawa tapi kalau kami ngapak, di sini nggak. Vokal A jadi O. Tapi kalau amannya ngomong pakai bahasa Indonesia," ujarnya lantas tertawa.

Sementara itu, Ketua Kampung Dipowinatan Agus Sutopo menjelaskan kampung yang berbasis sosial budaya tersebut akan mengajak wisatawan yang berkunjung untuk bisa lebih memahami adat jawa dan keseharian orang jawa hingga ritual yang biasa dilakukan yakni selametan (tasyakuran) maupun pernikahan.

REALTIME NEWS : Warga Kampung Dipowinatan Gelar Merti Golong Gilig

"Tapi untuk hari ini kami akan ajak adik-adik Pramuka untuk melihat cara membatik, sungging wayang, dan kuliner memasak yakni Kipo. Ada juga permainan Gobak sodor dan Egrang," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved