Pemerintah Kabupaten Bantul Resmikan Enam Puskesmas dan Satu Public Safety Center

Helmi menyatakan, momentum peresmian Puskesmas ini sekaligus untuk mengubah paradigma pengelolaan kesehatan

Pemerintah Kabupaten Bantul Resmikan Enam Puskesmas dan Satu Public Safety Center
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis, mewakili Bupati Bantul meresmikan enam Puskesmas serta satu Public Safety Center (PSA), yang baru saja selesai direnovasi, Kamis (11/7/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul meresmikan enam Puskesmas serta satu Public Safety Center, yang baru saja selesai direnovasi, Kamis (27/6/2019).

Keenam Puskesmas yang direnovasi menggunakan dana alokasi khusus bidang kesehatan tahun 2018 dan APBD Kabupaten Bantul anggaran 2018, yakni Puskesmas Kasihan 1, Puskesmas Imogiri 1, Puskesmas Banguntapan 1, Puskesmas Pembantu Mulyodadi Bambanglipuro, Puskesmas Bambanglipuro, serta Puskesmas Dlingo.

Sekretaris Daerah, Helmi Jamharis, mewakili Bupati Bantul dalam kata sambutannya mengatakan kegiatan pembangunan fisik, khususnya di bidang kesehatan merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Helmi menyatakan, momentum peresmian Puskesmas ini sekaligus untuk mengubah paradigma pengelolaan kesehatan dari paradigma sakit ke paradigma sehat.

"Kegiatan peresmian obyek bukanlah sebuah kegiatan seremonial biasa, melainkan bentuk pelaporan kinerja Pemerintah Kabupaten Bantul kepada masyarakat," kata Helmi Jamharis pada sambutan di peresmian Puskesmas Kasihan 1, Kamis (11/7/2019).

"Mengapa kita anggap bidang kesehatan kita anggap penting? Karena seseorang dapat hidup bermanfaat itu kalau sehat, kalau tidak sehat tentu kita tidak dapat jalankan aktivitas secara sempurna sesuai visi kita menjadi Bantul yang sehat," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia berharap seiiring selesainya renovasi yang dilakukan di beberapa puskesmas, dapat diimbangi optimalisasi fungsi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Kendati ia pun tak memungkiri bila kebutuhan masyarakat belumlah terpenuhi sepenuhnya.

"Seiring selesainya kegiatan fisik, kedepan kita berharap ada optimalisasi fungsi. Kami menyadari Puskesmas Kasihan 1 ini memiliki manfaat strategis karena aglomerasi disini sangat cepat sekali. Sehingga diharapkan masyarakat pun dapat terlayani," ungkapnya.

"Kehadiran pihak swasta di bidang kesehatan menjadi mitra kerja bersama menyehatkan masyarakat," imbuh Helmi.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Bantul, drg Maya Sintowati Pandji MM, mengatakan pelaksanaan kegiatan fisik Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul ditujukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

"Diharapkan terwujud masyarakat Bantul yang sehat, cerdas dan sejahtera," ujar Maya.

"Untuk Puskesmas Kasihan 1 yang alokasi dananya renovasinya mencapai Rp2 miliar, dipergunakan untuk menyediakan lahan parkir yang memadai, ruang UGD dan bersalin yang nyaman, ruang rawat gabung dan rawat inap," terangnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved