Jawa

Inovasi Pemkab Magelang, 'Paseso Merapi' Maju 99 Besar Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional

Rapat pleno Tim Panel Independen kemudian memilih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik.

Inovasi Pemkab Magelang, 'Paseso Merapi' Maju 99 Besar Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional
Istimewa
Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mempresentasikan inovasi dari Pemkab Magelang, “Misteri calon Pengantin Paseduluran Deso ( PASESO ) Merapi, Rabu (10/7) di Ruang Rapat Sriwijaya I KemenPAN-RB, Jakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sistem pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat dari Pemerintah Kabupaten Magelang, “Misteri calon Pengantin Paseduluran Deso ( PASESO ) Merapi, dipilih masuk dalam Top 99 kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2019 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

"Paseso Merapi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah Kabupaten Magelang. Konsepnya adalah membentuk desa bersaudara, dimana desa penyangga akan menampung masyarakat dari desa bencana untuk mengungsi dengan aman, sewaktu terjadi bencana," kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin, Kamis (11/7/2019).

Mahasiswa UNY Ajak Anak-anak Belajar Menulis Buku Harian di Rumah Belajar Kreatif Kaki Gunung Merapi

Melalui inovasi Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat (PASESO) yang dirancang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah Kabupaten Magelang ini diharapkan dapat memperbesar skala pengungsian dari rumah ke rumah menjadi desa ke desa.

"Dalam praktiknya ada desa penyangga, yaitu desa yang akan ditempatkan sebagai desa penampung dari desa yang tertimpa bencana yaitu dengan cara seperti melamar pengantin," kata Zaenal.

PASESO/Sister Village diharapkan dapat memberikan solusi atas pengelolaan bencana yang selama ini belum optimal.

Sistem ini juga diharapkan mampu menciptakan “perasaan nyaman di zona aman”.

Kemarau di Kota Magelang, Waspadai Debit Sumber Air Turun

"Sebelumnya jika mengungsi terjadi kesemrawutan dan ketidak pastian tempat mengungsi. Dengan adanya Paseso yang dikuatkan dengan MOU kedua belah pihak selayaknya pengantin dengan buku nikah," katanya.

Rapat pleno Tim Panel Independen kemudian memilih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik.

Top 99 Inovasi Pelayanan Publik ini kemudian akan diseleksi lagi menjadi Top 40.Seleksi dilakukan dengan cara wawancara dan presentasi dari para inovator di hadapan Tim Panel Independen.

Ada sebanyak 1.651 inovasi pelayanan publik yang masuk dan diseleksi oleh Tim Evaluator, kemudian Tim Panel Independen.

“Misteri calon Pengantin Paseduluran Deso ( PASESO ) Merapi dari Pemerintah Kabupaten Magelang sendiri masuk ke dalam daftar 99 inovasi terbaik.

"Ada 99 inovasi terbaik yang terdiri dari 19 kementerian, lima lembaga, 12 pemerintah provinsi, 41 pemerintah kabupaten, 21 pemerintah kota, dan satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN)," ujar Ketua Tim Panel Independen, JB Kristiadi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved