Daftar Besaran Uang Kuliah Tunggal di UGM Yogyakarta 2019

Berikut kategori kelompok UKT program sarjana untuk jalur penerimaan SNMPTN, SBMPTN maupun Ujian Mandiri di UGM.

Daftar Besaran Uang Kuliah Tunggal di UGM Yogyakarta 2019
www.ugm.ac.id
Gedung Rektorat UGM Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019, Selasa (9/7/2019).

Tahapan selanjutnya bagi calon mahasiswa baru yang telah dinyatakan diterima di UGM adalah melakukan registrasi ulang.

Satu di antaranya adalah membayar Uang Kuliah Tunggal yang telah ditentukan berdasarkan kategori dan kelompok serta program studi (Prodi).

Berikut kategori kelompok UKT program sarjana untuk jalur penerimaan SNMPTN, SBMPTN maupun Ujian Mandiri di UGM.

Besaran UKT bagi setiap mahasiswa ditentukan berdasarkan jumlah total penghasilan kotor orangtua, ditambah penghasilan tambahan ayah dan ibu, dengan kriteria sebagai berikut :

1. UKT 0 : Peserta Bidikmisi
2. UKT 1 : Penghasilan ≤ 500.000
3. UKT 2 : 500.000 < Penghasilan ≤ 2.000.000
4. UKT 3 : 2.000.000 < Penghasilan ≤ 3.500.000
5. UKT 4 : 3.500.000 < Penghasilan ≤ 5.000.000
6. UKT 5 : 5.000.000 < Penghasilan ≤ 10.000.000
7. UKT 6 : 10.000.000 < Penghasilan ≤ 20.000.000
8. UKT 7 : 20.000.000 < Penghasilan ≤ 30.000.000
9. UKT 8 : Penghasilan > 30.000.000

Besaran UKT per semester berkisar mulai dari Rp500 ribu sampai Rp26 juta.

Standar nominal UKT pada setiap mahasiswa berbeda-beda bergantung pada program studi dan penghasilan orangtua.

SK Rektor tentang Penetapan Uang Kuliah Tunggal Program Sarjana untuk jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri UGM dapat dilihat di link berikut : https://um.ugm.ac.id/v.2015/ id_home.php?l= aWRfcGFnZSMxODAxMTEzMSNVYW5nIE t1bGlhaCBUdW5nZ2FsIzEjUHJvZ3Jh bSBTYXJqYW5h

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani, menuturkan besaran UKT dapat dilihat melalui website um.ugm.ac.id.

"UKT sama dari SNMPTN SBMPTN sampai UM. Karena memang masih memakai aturan lama. Nggak ada kenaikan nggak ada perubahan, masih pakai aturan lama," ujarnya pada Kamis (11/7/2019). (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved