Yogyakarta

Kemenperin Sebut DIY Punya Potensi Tekan Angka Gini Ratio Lewat Industri Kreatif

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki potensi untuk menekan angka gini ratio atau kesenjangan melalui industri kreatif.

Kemenperin Sebut DIY Punya Potensi Tekan Angka Gini Ratio Lewat Industri Kreatif
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil dan Menengah Kemenperin Gati Wibawaningsih, saat ditemui media di Yogyakarta, Selasa (9/7/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kementerian Perindustrian melalui Dirjen IKM dan Aneka menyebut Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki potensi untuk menekan angka gini ratio atau kesenjangan melalui industri kreatif.

Hal ini diutarakan Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil dan Menengah Kemenperin Gati Wibawaningsih, saat ditemui media di Yogyakarta, Selasa (9/7/2019).

"Di Yogyakarta banyak anak muda, soal kreativitas nggak perlu ditanya lagi. Kita (Kementerian) juga ada beberapa balai di sini, potensinya sudah ada," kata Gati.

5 Rekomendasi Mie Ayam di Jogja, dari yang Super Pedas sampai Buka Tengah Malam

Untuk menekan angka gini ratio tersebut, Gati menyebut hanya perlu menggenjot pengusaha muda kreatif baru khususnya di Yogyakarta.

Hadirnya pengusaha muda di sektor kreatif, kata Gati, akan membuka lapangan kerja.

"Yogyakarta dikenal dengan industri kreatifnya, apalagi furniture banyak pengusaha di Yogya, tinggal difasilitasi saja," tambahnya.

"Karena kalau lewat industri besar akan lebih berat, butuh modal lebih besar, investasi alat juga besar, butuh tenaga kerja banyak," katanya.

Menurutnya langkah tercepat menekan angka gini ratio adalah dengan menciptakan lapangan kerja dengan industri kecil.

Ia berharap banyak anak muda yang berani terjun ke dunia bisnis.

"Sasaran kita memang menekan angka gini ratio, caranya membuat lapangan pekerjaan banyak. Paling gampang adalah wirausaha baru," imbuhnya.

Kemendes Tengah Siapkan Peraturan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2020

Halaman
12
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved