Yogyakarta

KEK Untuk Atasi Kemiskinan di Masyarakat Sekitar

Untuk itu, jika setiap rumah tangga miskin, salah satu anggotanya itu bisa bekerja di situ untuk menambah pendapatan supaya tidak miskin lagi.

KEK Untuk Atasi Kemiskinan di Masyarakat Sekitar
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY menghitung angka produksi Piyungan akan mencapai 100 kontainer per bulan.

Untuk itu, jika setiap rumah tangga miskin, salah satu anggotanya itu bisa bekerja di situ untuk menambah pendapatan supaya tidak miskin lagi.

Kepala Bappeda DIY, Budi Wibowo menjelaskan, masyarakat mendapatkan keuntungan dan penghasilan tambahan.  

Di sisi lain perusahaan juga bisa langsung melakukan ekspor.

“Adanya KEK ini harus mempermudah proses investor masuk dan ekspor lebih lancar serta volume bertambah. Pemberdayaan masyarakat lebih banyak dan kemiskinan akan semakin terpangkas,” ujarnya, kemarin.

Infrastruktur Jalan Wonosari Jadi Kendala Utama KEK Piyungan

Potensi untuk mengentaskan kemiskinan akan sangat besar, apalagi, bisa dikerjakan masyarakat di rumah.

Nantinya,  setelah warga memiliki pendapatan dan bisa melepaskan status miskin.  

Pada saat melepaskan status miskin hak-haknya hilang, seperti kartu sehat, kartu pintar.

Budi pun menyebut jika potensi untuk pertumbuhan ekonomi kerakyatan pun  sangat besar.  

Dengan kapasitas produkai yang besar, dia menyebut kebutuhan penjahit pun bisa mencapai sekitar 1000 orang. 

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved