Liga Indonesia

Pelatih PSS Berharap Batata Segera Beradaptasi

Menurutnya, untuk tahap sekarang, ia hanya ingin talenta kelahiran 26 tahun silam itu bisa kembali menemukan sentuhannya.

Pelatih PSS Berharap Batata Segera Beradaptasi
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Dua gelandang ekspatriat PSS Sleman, Batata dan Brian Ferreira kala tampil kontra PSIS Semarang pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (30/4/2019) kemarin 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Setelah dibekap cedera panjang, pemain eskpatriat PSS Sleman, Guilherme Felipe de Casto, akhirnya menunjukkan batang hidung dalam laga lanjutan Liga 1 2019, versus Kalteng Putra, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (7/7/2019) lalu.

Sekadar informasi, pria yang akrab disapa Batata itu, mengalami masalah kebugaran, akibat cedera otot sejak fase pra musim silam.

Alhasil, dirinya harus menjalani perawatan, sekaligus melewatkan lima pertandingan awal di kompetisi kasta tertinggi. 

Baru Pulih, Batata Kembali Naik Meja Perawatan

Akan tetapi, penantian panjang gelandang asal Brazil tersebut akhirnya tuntas.

Ya, dalam laga kontra Laskar Isen Mulang itu, Batata mendapat kesempatan untuk menjalani debutnya.

Ia masuk di babak ke dua, atau pada menit ke-69, menggantikan Bryan Ferreira.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro pun mengakui, dirinya ingin melihat progres dari Batata, seusai sembuh dari cedera panjang.

Terlebih, pada pertandingan itu, Laskar Sembada sudah dalam keadaan unggul dan membutuhkan tenaga baru untuk penyegaran.

"Kami berikan dia (Batata) kesempatan untuk tampil, karena sudah unggul dua gol ya. Bryan Ferreira juga sudah terlihat kelelahan. Makanya, Batata ini saya masukkan," ungkapnya.

Kondisi Cedera Membaik, Batata Mulai Berlatih Bersama PSS Sleman

Walau begitu, eks juru taktik PSIM Yogyakarta tersebut belum bisa memberikan penilaian secara keseluruhan, terhadap performa Batata.

Menurutnya, untuk tahap sekarang, ia hanya ingin talenta kelahiran 26 tahun silam itu bisa kembali menemukan sentuhannya.

"Mudah-mudahan pertandingan itu bisa memberikan adaptasi yang cepat di kompetisi. Ya, saat persiapan kemarin memang oke. Namun, setelah cedera, kami harus beri waktu untuk adaptasi lagi," tuturnya.

Sebelumnya, Batata sempat mendapat ultimatum dari jajaran manajemen PSS, lantaran kontribusinya yang begitu minim, untuk ukuran penggawa asing.

Namun, melihat kondisinya yang mulai sembuh dari cedera, pelatih pun ingin memantau perkembangannya.

"Kalau selama latihan perkembangan Batata tidak bagus, ya saya cadangkan, atau justru tidak masuk line-up. Semua pemain punya kesempatan yang sama, tergantung kemajuan individu selama sesi latihan," pungkas Seto. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved