Kulon Progo

Maksimal Oktober, Tambak Udang Selatan YIA Harus Sudah Kosong

Opsi pemindahan ke lokasi lain menurutnya bisa saja dilakukan asalkan para petambak melengkapi legalitas usaha.

Maksimal Oktober, Tambak Udang Selatan YIA Harus Sudah Kosong
IST
Landasan pacu Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Temon, Kulonprogo, 2019 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Surat perintah pengosongan lahan kembali dilayangkan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kepada para pemilik tambak udang di kawasan pantai selatan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Temon.

Tambak yang sudah dipanen akan segera diratakan.

Surat bernomor 523/3352 yang ditandatangani Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo bertanggal 5 Juli 2019 itu diedarkan kepada para petambak, Senin (8/7/20019).

Pengedaran surat juga dibarengi pemasangan banner berisi perintah serupa isi surat di kawasan tambak.

Awal Mei, Pemkab Kulon Progo Tertibkan Tambak Udang Selatan YIA, Akan Ditanami Cemara Udang

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo, Sudarna mengatakan pihaknya dibantu personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polisi Air dan Udara (Polairud) dalam pemasangan banner tersebut.

Surat itu menindaklanjuti rencana pembangunan sabuk hijau di sepanjang pantai selatan YIA yang membujur dari wilayah Pantai Glagah hingga Pantai Congot.

"Ada lima poin utama dalam surat tersebut. Intinya, area tersebut akan dijadikan sabuk hijau dan petambak diminta segera mengosongkan," kata Sudarna.

Angkutan Kereta Api Dinilai Jadi Moda Paling Efektif Menuju Bandara YIA

Pada poin-poin surat tersebut, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyatakan akan segera meratakan kolam tambak yang sudah kosong pada saat surat diterbitkan.

Proses perataan akan dimilai pekan kedua Juli ini.

Sedangkan tambak yang masih beroperasi dan telah masuk masa panen dilarang ditebar benih udang lagi.

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved