Pendidikan

Mahasiswa UGM Ciptakan Inovasi Alat Pembuka Mulut

Harapannya alat ini akan menunjang pelayanan gigi di klinik maupun sebagai media pembelajaran di universitas.

Mahasiswa UGM Ciptakan Inovasi Alat Pembuka Mulut
IST
Tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni Nabila Amini, Bayu Hidayat dan Alwan Muhammad Risqi menciptakan alat pembuka mulut untuk memudahkan pekerjaan dokter gigi. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Saat pemeriksaan gigi pasien, terutama saat perawatan bedah, dokter gigi seringkali merasa kesulitan menjaga mulut pasien untuk terus terbuka dalam waktu yang lama, sementara alat pembuka mulut yang tersedia masih sangat terbatas fungsinya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal International Journal Occupational Hygiene (2012) mengungkapkan sekitar 63-93 persen dokter gigi di seluruh dunia mengalami gangguan pada otot dan tulang karena pekerjaan yang melelahkan tersebut.

5 Rekomendasi Mie Ayam di Jogja, dari yang Super Pedas sampai Buka Tengah Malam

Berangkat dari permasalahan inilah tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni Nabila Amini, Bayu Hidayat dan Alwan Muhammad Risqi menciptakan alat pembuka mulut untuk memudahkan pekerjaan dokter gigi.

Ketiganya melalui dana hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) mengembangkan sebuah alat pembuka mulut yang mudah disesuaikan lebar dan tingginya serta terintegrasi dengan kamera untuk memudahkan dokter dan pasien melihat rongga mulut pada sebuah layar.

“Harapannya alat ini akan menunjang pelayanan gigi di klinik maupun sebagai media pembelajaran di universitas,” kata Nabila dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Senin (8/7/2019).

Mahasiswa UGM Kembangkan Lapisan Pengawet Buah Berbasis Mikroalga

Meski baru pengembangan awal, Nabila mengatakan hasil inovasi mereka akan terus dikembangkan hingga jadi lebih berkulitas. 

“Kami sadar alat ini masih memiliki kekurangan dalam pembuatannya. Untuk itu kami akan terus menyempurnakan alat ini hingga dapat diproduksi secara masal dan turut serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan di kedokteran gigi di Indonesia,” lanjutnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved