Jawa

DPRD Manokwari Belajar Pengawasan Peredaran Miras ke Pemkot Magelang

DPRD Manokwari ingin belajar pengawasan Peraturan Daerah (Perda) peredaran minuman keras (miras) dari Kota Magelang yang dianggap cukup berhasil.

DPRD Manokwari Belajar Pengawasan Peredaran Miras ke Pemkot Magelang
istimewa
Tim dari DPRD Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, melakukan kunjungan kerja ke Kota Magelang untuk belajar tentang pengawasan Peraturan Daerah (Perda) peredaran minuman keras di ruang sidang lantai II kantor Setda Kota Magelang, Senin (8/7/2019). 

Di sana, sudah terdapat Perda tentang pelarangan miras tapi dibatalkan oleh pemerintah pusat melalui surat gubernur.

Kepala Satpol PP Kota Magelang Singgih Indri Pranggana, menyambut baik para rombongan legislatif dari Manokwari.

Pihaknya menegaskan komitmen dalam pengendalian dan pengawasan miras atau minuman berakohol.

Berkaitan dengan Perda Kota Magelang, lanjutnya, pada prinsipnya mengacu pada UU nomor 12/2011 dan UU no 23/2014 tentang kewenangan pemerintah daerah dimana dalam pengaturan sanksi disebutkan paling lama kurungan 6 bulan dan dend

"Izin penjualan miras ini hanya kami batasi di hotel berbintang saja dan harus ada tempat khusus. Kami betul-betul ke lapangan, mengecek lokasi. Jika ada pelanggarana, akan kami tertibkan," katanya.

Penerima PKH dari Kabupaten Magelang Diajarkan Mengolah Pangan dan Kerajinan Bambu

Hukuman pun ditetapkan.

Ada denda minimal secara ketentuan pidana.

Tujuannya untuk memberikan efek jera, ketika pelaku diketahui melanggar akan ditindak pidana ringan (tipiring) atau sidang cepat dan diberikan denda setimpal.

"Tidak perlu ke pengadilan, kita berikan denda minimal Rp 20 juta. Bahasanya dimiskinkan. Kita sudah laksanakan sejak 2016," ujarnya.

Perda Kota Magelang pun mengatur bahwa penjualan minol hanya boleh dilaksanakan di tempat tertentu.

Ketentuan ini pun tidak dituangkan secara eksplisit, karena pemerintah pusat sendiri tidak melarang adanya penjualan minuman berakohol.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved