Kota Yogyakarta

Begini Persiapan Cek Hewan Kurban di Kota Yogyakarta

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto menyebut bahwa pihaknya akan membentuk tim gerak cepat yang bertugas melakukan moni

Begini Persiapan Cek Hewan Kurban di Kota Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang Idul Adha 1440 Hijriah, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta mempersiapkan diri untuk melakukan antisipasi serta pengawasan terkait hewan kurban yang dipasarkan di Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto menyebut bahwa pihaknya akan membentuk tim gerak cepat yang bertugas melakukan monitoring ke tempat penjualan hewan kurban.

"Kami lakukan pengawasan terutama potensi perkembangan penyakit yang tidak diinginkan," bebernya, Senin (8/7/2019).

Bantuan Kemanusiaan ACT Melalui Daging Kurban dan Droping Air Bersih

Sugeng mengatakan penyakot yang dimaksud misalnya ditemukan sapi dengan suhu badan mencapai 41 derajat, maka hal tersebut harus dicermati.

Kemudian juga kotoran sapi yang bercampur darah, mata sayu berair, yang bisa jadi menjadi gejala awal anthrax.

"Tapi kalau ternyata sapi itu stress atau capek di jalan, bisa ditreatment perawatan dan karantina di penampungan sementara yang ada di masing-masing penjualan hewan," ucapnya.

Ia juga menegaskan tidak ada kebijakan untuk melakukan black list terhadap hewan ternak yang berasal dari Gunungkidul, yang belum lama ini terjangkit Anthrax.

Menurutnya, asal dari hewan ternak ini penting, namun kadang pihaknya kesulitan untuk mendeteksi karena perpindahan hewan ternak dari satu wilayah ke wilayah yang lain hingga akhirnya masuk ke kota.

700 Kilogram Jeroan Hewan Kurban di Kulonprogo Tidak Layak Konsumsi

"Biasanya kami mulai melakukan pengawasan pada dua minggu sebelum Idul Adha. Kami datang ke tempat penjualan hewan terutama kesehatan ternak dan ternak yang datang ada surat kesehatan. Kami juga akan mendata sal, tempat tinggalnya seperti apa, misal sapi bukan pemakan plastik," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved