Jawa

Pelempar Bom Molotov di 2 TKP di Kota Magelang Diduga Pelaku yang Sama

Polisi menduga pelaku pelemparan bom molotov di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang dan Kantor Laka Lantas Polres Magelang Kota adalah orang sama.

Pelempar Bom Molotov di 2 TKP di Kota Magelang Diduga Pelaku yang Sama
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Mapolres Magelang Kota, Jumat (5/7/2019), soal kasus pelemparan bom molotov di dua lokasi di Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kepolisian Resort Magelang Kota terus melakukan penyelidikan terkait kasus pelemparan bom molotov di Kota Magelang.

Hasil penyelidikan sementara, petugas kepolisian menduga pelaku pelemparan bom molotov di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang dan Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota adalah pelaku yang sama.

"Dari hasil penyelidikan sementara pelaku merupakan orang yang sama yang melakukan pelemparan di dua tempat kejadia, di kantor Unit Laka Lantas dan Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang," kata Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi saat ditemui Tribunjogja.com, Jumat (5/7/2019).

Ini 8 Alasan Memilih TVS Ntorq 125 untuk Berkendara

Petugas kepolisian pun melakukan pengecekan dan mengambil rekaman CCTV di beberapa titik lokasi.

Rekaman itu dikumpulkan keumdian dianalisis secara mendalam.

Barang bukti yang ditemukan di TKP berupa pecahan botol juga dikirimkan ke Laboratorium Forensik di Semarang.

"CCTV nanti kami analisis lebih lanjut, dan barang bukti juga kami kirimkan ke Forensik di Semarang," kata Idham.

Berdasarkan foto skrinsut rekaman CCTV Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang.

Pelemparan Molotov di Magelang Cuma Cari Perhatian, Kapolda Jateng Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Mereka menggunakan sepeda motor saat beraksi. Tak lama setelah melakukan pelemparan molotov, mereka langsung kabur.

Kendati demikian, polisi belum dapat memberitahukan ciri-ciri pelaku.

Mereka masih melakukan pendalaman.

Rekaman CCTV di titik-titik di sekitar lokasi kejadian sedang dikumpulkan dan dianalisa untuk mengambil kesimpulan.

"Kalau ciri-ciri nanti akan kita dalami kembali," ujar Idham. (*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved