Gunungkidul

Gelombang Tinggi di Pantai Selatan, Nelayan di Gunungkidul Mulai Evakuasi Kapal

Pada hari ini, nelayan dan masyarakat di Pantai Baron mulai mengevakuasi belasan kapal jukung.

Gelombang Tinggi di Pantai Selatan, Nelayan di Gunungkidul Mulai Evakuasi Kapal
commons.wikipedia.org
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Beberapa hari ke depan gelombang Pantai Selatan diprediksi naik.

Pada hari ini, nelayan dan masyarakat di Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta, sudah mulai mengevakuasi belasan kapal jukung.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris SAR, Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto, Jumat (5/7/2019).

Ini 8 Alasan Memilih TVS Ntorq 125 untuk Berkendara

"Sejak pagi hari belasan kapal Jukung dievakuasi nelayan dan warga setempat, kapal dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari terjangan gelombang sehingga kapal tidak mengalami kerusakan," katanya pada Tribunjogja.com.

Suris menuturkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi gelombang beberapa hari kedepan akan mengalami kenaikan setinggi 3 hingga 4 meter.

"Hari ini nelayan sudah menghentikan aktifitas mencari ikan. Karena gelombang sudah mengalami kenaikan, kemari gelombang tertinggi yaitu sekitar 15 feet, pada hari ini setinggi 12 feet dan hari minggu esok diperkirakan 13 feet," katanya.

Ia menghimbau kepada nelayan agar tetap waspada gerhadap gelombang dan memakai alat keamanan seperti pelampung ketika mencari ikan.

Gelombang Laut Selatan Kembali Meninggi, Wisatawan Diimbau Berhati-hati

Akibat gelombang tinggi memperparah kerusakan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), selain rusak karena terjangan gelombang tinggi TPI Bron juga rusak akibat aliran sungai yang bermuara ke Pantai Baron.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan, pihaknya sudah meninjau langsung kondisi TPI pantai Baron.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan konsultan perencana untuk menyesuaikan kebutuhan nelayan.

"Kami sudah ke TPI baron untuk melihat sebrapa besar dampak untu kami melakukan penyesuaian. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah memiliki Detail Engineering Design (DED) untuk Pantai Baron. Untuk menggeser TPI kami belum tahu, pengerjaan secepatnya perbaikannya konsultan selesai mengerjakan RAB langsung kita eksekusi," katanya. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved