Sleman

Waspada Stunting, Kadinkes Sleman Sampaikan Ciri dan Cara Antisipasinya

Salah satu upayanya adalah menyiapkan rancangan Perbup Percepatan Penanggulangan Balita Stunting.

Waspada Stunting, Kadinkes Sleman Sampaikan Ciri dan Cara Antisipasinya
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan jumlah kasus stunting Turun Jadi satu digit pada 2019 ini.

Salah satu upayanya adalah menyiapkan rancangan Perbup Percepatan Penanggulangan Balita Stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan stunting merupakan kondisi di mana tinggi badan anak jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan ideal seusianya.

Godok Perbup, Angka Stunting di Kabupaten Sleman Ditargetkan Turun Jadi 1 Digit

"Ciri-cirinya sudah terlihat sejak bayi dilahirkan dalam kondisi normal," jelas Joko di Restoran Parsley, Kamis (04/07/2019).

Menurut Joko, bayi yang dilahirkan secara normal idealnya memiliki berat badan di atas 2,5 kilogram dengan panjang badan di atas 47 cm.

Bayi tersebut lahir setelah 9 bulan dalam kandungan.

Namun, jika saat lahir ukuran panjang dan berat badan bayi kurang dari indikator tersebut, maka ia berpotensi mengalami stunting.

Kondisi ini pengecualian bagi bayi yang lahir secara prematur.

Jajaran Pejabat Pemkab Sleman Bahas Perbup Penanggulangan Stunting

"Meskipun demikian, dalam usia 2 tahun awal kondisi tersebut masih bisa diperbaiki. 1000 hari setelah kelahiran pun bisa meski agak sulit," papar Joko.

Langkah antisipasi stunting bisa dilakukan sejak usia remaja, terutama bagi perempuan.

Sebab selain masalah gizi, anemia dan thalassemia yang dialami ibu saat hamil juga berpotensi menyebabkan stunting pada janin.

Oleh sebab itu, Joko mengimbau agar perempuan menjaga diri jangan sampai terkena anemia atau kekurangan darah.

Apalagi mengingat perempuan mengalami menstruasi setiap bulannya.

"Imbauan seperti ini selalu kami sampaikan ke masyarakat, demi menurunkan jumlah kasus stunting," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved