Jawa

Pelemparan Molotov di Magelang Cuma Cari Perhatian, Kapolda Jateng Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Pelaku hanya mencari perhatian saja dan melakukan provokasi untuk menggangu kamtibmas.

Pelemparan Molotov di Magelang Cuma Cari Perhatian, Kapolda Jateng Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela acara bakti sosial pelayanan kesehatan dan pembagian sembako HUT Bhayangkara ke-73 Polda Jateng di Lapangan Dlimas, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, membenarkan adanya pelemparan bom molotov di dua lokasi di Kota Magelang, tetapi tidak ada kerugian yang ditimbulkan.

Kapolda mengatakan aksi tersebut hanya cari-cari perhatian saja.

Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang dan tak terprovokasi.

Ini 8 Alasan Memilih TVS Ntorq 125 untuk Berkendara

"Betul ada dua tempat jam 22.30 tadi, ada pelemparan (molotov). Tidak ada kerusakan yang ditimbulkan. Ada orang yang ingin cari-cari perhatian," kata Rycko saat ditemui Tribunjogja.com di sela acara bakti sosial pelayanan kesehatan dan pembagian sembako HUT Bhayangkara ke-73 Polda Jateng di Lapangan Dlimas, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Kamis (4/7/2019).

Dikatakannya, pelaku hanya mencari perhatian saja dan melakukan provokasi untuk menggangu kamtibmas.

Namun, masyarakat sendiri tak terprovokasi.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tak terprovokasi dan tetap menjaga kamtibmas.

Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota Juga Jadi Sasaran Molotov

Ia meminta warga menolak keras semua kegiatan yang mengganggu keteduhan.

"Inginnya memprovokasi, tapi masyarakat di sini nggak terprovokasi. Jangan sampai mudah diprovokasi, sampai mengganggu kamtibmas. Asalkan kita saling gotong royong, TNI/Polri, menjaga lingkungan, mudah-mudahan kegiatan seperti itu tidak ada lagi,” katanya.

Lanjut Rycko, meski tak ada kerugian yang ditimbulkan, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan karena merupakan tugas dari kepolisian.

“Ini tetap menjadi atensi kami. Kami ingin cari tahu penyebabnya apa. Yang penting ke depan agar masyarakat tetap bersatu, menolak kejadian seperti itu. Lempar-lempar molotov itu juga untuk apa, yang dilempar pager, pager nggak bisa terbakar kok," ujarnya.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved