KPU DIY Terima Dua Gugatan Pemilu Legislatif 2019

Dua gugatan tersebut berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Berkarya.

KPU DIY Terima Dua Gugatan Pemilu Legislatif 2019
dok.RRI
Surat suara pada Pemilu 2019 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY menerima dua gugatan terkait Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Dua gugatan tersebut berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Berkarya.

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan, mengungkapkan untuk gugatan dari Partai Berkarya berhubungan dengan adanya klaim surat suara yang berpindah ke partai lain.

Untuk gugatan dari Partai Berkarya ini terjadi bukan hanya di DIY, namun juga di hampir 20 Provinsi di Indonesia.

Sedangkan untuk gugatan dari PKB, berhubungan dengan adanya salah satu Caleg dengan nama Fitroh Nurwijoyo Legowo, yang merupakan caleg Dapil IV Kulonprogo, yang mengklaim suara yang harusnya untuk dirinya, namun bergeser ke tempat yang lain

"Untuk Pileg, DIY ada dua gugatan. Untuk Berkarya itu di sekitar 20 provinsi di Indonesia termasuk DIY. Yang PKB khusus untuk DPRD DIY, kebetulan yang menggugat PKB Dapil 4 Kulonprogo dalam hal ini atas nama Caleg Fitroh," terangnya.

Hamdan menerangkan, untuk PKB sendiri sidang gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) akan dijadwalkan pada 11 Juli mendatang.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya juga sudah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi gugatan tersebut, di antaranya mempelajari gugatan, meminta KPU Kulonprogo untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan, membuat kronologis kejadian, serta membuka kotak suara.

Selain itu, saat ini KPU DIY juga sudah mengirimkan personel ke KPU RI untuk melakukan konsolidasi dengan penasehat hukum.

"Jadi penasehat hukum yang menunjuk adalah KPU RI, tapi bahan dari kami yang tahu persis yang di Provinsi dan Kabupaten. Pertama, lebih khusus lagi dengan KPU Kulonprogo, kami minta mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan sebagai alat bukti, dan juga membuat kronologis kejadian itu, untuk membantah permohonan dari pemohon. Nanti akan kita buktikan apakah benar seperti itu," ungkapnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved